The Salahuddin Generation (Ep. 7): — “Makam Nabi ﷺ Hampir Digali”: Saat Pilar Kepemimpinan Runtuh, Umat Terbelah… Lalu Disatukan oleh Ancaman yang Tak Terbayangkan

Gambar
 Ketika Nur ad-Din Zengi wafat, umat tidak hanya kehilangan seorang pemimpin—umat kehilangan paku penyangga yang menjaga persatuan. Dalam kekosongan itu, yang muncul bukan ketenangan, tetapi ketakutan, propaganda, transaksi harga diri , dan pecahnya loyalitas kota-kota Muslim. Namun episode ini menunjukkan satu ironi sejarah: ancaman paling keji justru menjadi pemantik persatuan terbesar. Sebab ketika sebuah rencana “mustahil” muncul—menggali makam Rasulullah ﷺ—dunia Islam tersadar: kalau bukan sekarang bersatu, kapan lagi? Ringkasan Per Segmen (dengan penanda waktu) 1) Wafatnya Nur ad-Din: Salahuddin Shock, Lalu Mengirim “Surat Persatuan” (0:00–3:52) Kabar wafat Nur ad-Din justru datang dari musuh. Salahuddin terguncang: Kalau benar wafat, mengapa ia tidak mendengar dari kaum Muslimin? Apakah ini rumor, tipu daya, atau tanda masalah besar? Respons Salahuddin bukan panik—tapi cepat dan terukur : ia mengirim surat ke kota-kota Syam, menekankan bahwa saat musibah jus...

Apa yang perlu Anda ketahui tentang varian Delta (COVID-19)


  1. Delta menyebabkan lebih dari 75% dari kasus COVID-19 di Amerika Serikat - menurut perkiraan - dan kemungkinan besar akan menyebabkan lebih banyak kasus lagi.
  2. Virus-virus terus menerus berubah melalui mutasi. Perbedaan bentuk sedikit dari virus disebut varian.
  3. Delta adalah varian virus yang menyebabkan COVID-19
  4. Delta menyebar lebih mudah dibandingkan varian lain yang mana dapat menyebabkan lebih banyak kasus COVID-19.
  5. Cara terbaik untuk menghentikan penyebaran Deta adalah mendapatkan vaksinasi COVID-19.
  6. Vaksin COVID-19 yang diizinkan oleh FDA memberikan perlindungan terhadap Delta dan varian lain.
Sumber: CDC

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas