Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

World Evidence-based Healthcare Day 2021 di Kapuas


Pada hari Senin, 18 Oktober 2021 bertempat di Zoom Meeting dilaksanakan kegiatan diskusi dalam rangka World Evidence-based Healthcare Day Tahun 2021. Kegiatan diskusi ini diisi dengan penyampaian materi oleh:
  • Drs. Edel Sitorus, M.Si, Apt tentang Terapi COVID-19
  • dr. Erny Indrawaty tentang Terapi Plasma Konvalesen untuk COVID-19
  • dr. Satria Ramli, Sp.MK tentang laboratorium dan COVID-19
  • dr. Agno Pajariu, Sp.Rad tentang radiologi dan COVID-19
kegiatan ini diikuti oleh staf RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas, Kalimantan Tengah.

#WorldEBHCDay
#EvidenceFirst

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"