Ketika Seorang Perempuan Yahudi Berdiri Membela Palestina

Gambar
Di tengah perdebatan yang semakin panas mengenai Palestina, ada satu kesaksian yang menarik perhatian dunia. Bukan karena disampaikan dengan suara lantang atau penuh kemarahan, melainkan karena ketenangan, kejernihan berpikir, dan keberanian moral yang ditunjukkan oleh seorang perempuan muda Yahudi bernama Yasmine Johnson . Saya menyaksikan kesaksiannya dalam sidang Royal Commission into Anti-Semitism and Social Cohesion di Australia. Selama hampir satu jam, ia menghadapi pertanyaan-pertanyaan yang tajam mengenai pandangannya tentang Palestina, Zionisme, kebebasan berpendapat, hingga tuduhan antisemitisme. Namun yang membuat saya benar-benar kagum bukanlah semata-mata isi argumennya, melainkan cara ia menyampaikannya. Tidak terlihat emosi yang meledak-ledak. Tidak ada nada marah. Tidak pula usaha menyerang lawan bicara secara pribadi. Sebaliknya, ia menjawab hampir setiap pertanyaan dengan tenang, sistematis, dan konsisten. Seorang Yahudi yang Memisahkan Agama dan Negara Yasmine Johns...

Virtual Universal Prepaid Mastercard

 

Minggu lalu saya mendapatkan "gift" sebesar $10. Pada waktu mengklaim hadiah tersebut ada beberapa pilihan. Saya memilih untuk menjadikannya dalam bentuk kartu debit Mastercard (sebagaimana gambar di atas). 

Saya mencoba untuk menggunakan kartu ini sebagai salah satu cara pembayaran di akun Amazon. Sayangnya kartu ini tidak diterima. Meskipun alamat kartu ini dibuat dengan alamat Indonesia, tapi kartu ini tidak diakui berasal dari Indonesia. 

Saya mencoba untuk menggunakan kartu ini untuk menjadi cara pembayaran di Apple TV+ Indonesia. Kartu ini juga tidak diakui bahwa ia berasal dari Indonesia.

Akhirnya dengan menggunakan VPN saya membuat akun Apple dengan alamat di Amerika. Dengan cara ini barulah kartu di atas bisa digunakan untuk berbagai transaksi di Apple.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)