The Salahuddin Generation (Ep. 9) — One Sultan vs. All of Europe - Saat Kemenangan Justru Mengundang Perang Baru

Gambar
  Kita sering mengira kemenangan adalah garis finish. Padahal dalam banyak perjuangan—dakwah, kepemimpinan, bahkan perubahan diri—kemenangan justru mengundang babak berikutnya: serangan balik . Episode ini menunjukkan satu prinsip besar yang jarang disadari: “Victory does not end wars. It invites them.” Kemenangan tidak otomatis mengakhiri perang—ia sering memanggil perang yang lebih besar . Setelah Yerusalem dibebaskan, umat bergembira. Namun Salahuddin membaca kenyataan yang pahit: musuh belum habis—yang baru mulai adalah perang sesungguhnya. 1) Prinsip Serangan Balik: Setelah Menang, Musuh Tidak Diam Salahuddin memahami, tentara Salib di Syam bukan berdiri sendiri. Mereka punya “suplai superpower”: Eropa —yang bisa mengirim pasukan, senjata, logistik, mesin pengepungan, dan kapal-kapal perang kapan saja. Maka kemenangan besar atas pasukan Salib lokal bukan akhir cerita. Itu adalah pemicu : Eropa akan tersentak, harga diri mereka terpukul, dan mereka akan mengir...

Suhunya lebih atau sama dengan 40 derajat Celcius

 

Saat pulang dari kantor (Kamis, 24 Maret 2022 pukul 15.40), matahari bersinar sangat terik. Ketika keluar dari mobil, kunci mobil saja terasa panas sekali. Saya penasaran, berapa sih suhunya sekarang.

Saya lalu mengambil termometer yang ada di kamar lalu saya letakkan di jemuran yang ada di belakang rumah, langsung berhadapan dengan sinar matahari.

Rupanya suhunya mentok ke angka 40 derajat Celcius. 

Mungkin termometer ini tidak tepat untuk mengukur suhu matahari langsung. Tapi paling tidak saya ada gambaran, rupanya suhunya sangat panas sekali bila terpapar matahari secara langsung.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas