Dari Rotan Berduri Menjadi Tikar Bernilai Jual

Gambar
Pada Minggu, 2 Agustus 2026, saat melintasi RT 2 Desa Sei Kayu yang berada di tepian Sungai Kapuas, saya melihat seorang pria sedang sibuk membersihkan beberapa batang rotan. Pemandangan tersebut menarik perhatian saya. Saya pun memarkirkan sepeda motor dan menghampirinya. Setelah saling menyapa, percakapan kami berkembang mengenai proses pengolahan rotan hingga menjadi bahan baku tikar anyaman. Di tangan masyarakat setempat, rotan berduri yang tumbuh liar menjulang di antara pepohonan ternyata dapat diolah menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Bapak tersebut bercerita bahwa rotan yang sedang dibersihkannya berasal dari kebun karet yang juga ditanami rotan. Tanaman itu diperkirakan telah berusia sekitar sepuluh tahun. Rotan dikenal memiliki banyak duri sehingga tidak mudah untuk ditarik dan dipanen. Menurutnya, sebelum menarik rotan, duri-duri pada bagian batang yang akan dipegang harus dibersihkan terlebih dahulu. Setelah bagian tersebut aman, barulah rotan dapat...

Halaman Facebook (Meta) Informasi Kapuas dibajak, digunakan untuk iklan

 

Saat membuka email, admin terkejut karena ada pemberitahuan dari Facebook bahwa ada iklan yang sedang berjalan di halaman Informasi Kapuas. Admin langsung memeriksa halaman tersebut. Ternyata betul ada tiga buah iklan dalam halaman tersebut.

Iklan tersebut dalam bahasa Spanyol. Saat di klik, iklan tersebut mengarahkan kita pada halaman berikut:


Nampaknya iklan ini tentang menguruskan badan.

Hal ini menunjukkan bahwa keamanan akun Facebook yang admin miliki masih lemah, karena bisa dijebol orang. Padahal sudah menggunakan pengamanan dua langkah.

Salah satu titik lemah yang terdeteksi adalah, kemungkinan "hacker"-nya menggunakan akun admin yang lain. Karena halaman ini dikelola oleh banyak orang. Akhirnya admin terpaksa menghapus akun admin yang lain, untuk melihat apakah kejadian serupa akan terulang.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)