Silaturahmi dan Berbagi Pengalaman, DPK PPNI UPT Puskesmas Sei Tatas Kunjungi DPK PPNI Rayon 1 Kabupaten Banjar

Gambar
Dewan Pengurus Komisariat Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPK PPNI) Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Puskesmas Sei Tatas melaksanakan kegiatan silaturahmi dan berbagi pengalaman dengan DPK PPNI Rayon 1 Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Kegiatan yang berlangsung di sebuah vila di kawasan wisata Tahura Sultan Adam, Kabupaten Banjar, ini menjadi ajang untuk mempererat hubungan antaranggota profesi sekaligus bertukar informasi mengenai pengelolaan organisasi dan pengembangan profesi keperawatan. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh pengurus DPD PPNI Kabupaten Kapuas serta Ketua DPD PPNI Kabupaten Banjar, Muhammad Habibi, S.Kep., MPH. Kehadiran para pengurus dari kedua daerah semakin menambah semangat kebersamaan dan memperkuat komitmen untuk membangun organisasi profesi yang semakin maju, solid, dan bermanfaat bagi anggota maupun masyarakat. Dalam sambutannya, Ketua DPK PPNI Rayon 1 Kabupaten Banjar, Riza Alfiannor, Amd.Kep., menyampaikan apresiasi atas kunjungan yang dilakukan oleh...

Cari makan di Sydney Airport

 

Kami mendarat di Sydney pada pukul 06.18 waktu setempat (02.10 WIB). Kami sudah dapat pemberitahuan bahwa pesawat dari Sydney ke Brisbane yang seharusnya berangkat pada pukul 10.05 waktu Sydney, ditunda menjadi pukul 16.45, bahkan ketika tulisan ini ditulis, waktu keberangkatan di aplikasi Qantas adalah 17.05. Jadi kami menunggu di Sydney Airport lebih dari 10 jam.

Kami turun dari pesawat dan langsung menuju ke bagian imigrasi. Saya membantu ibu dari Palembang, membawakan kopernya ke bagian imigrasi. Setelah dari imigrasi, kami harus ke bagian bea cukai. Di sana kami harus berdiri di jalur merah dan mendapatkan pemeriksaan "biosecurity" oleh anjing pelacak.

Setelah itu kami keluar dari Terminal Satu menuju ke tempat transit menuju ke Terminal Tiga (terminal domestik untuk menuju ke Brisbane). 

Kami menunggu sebentar di terminal transit, kemudian dengan rombongan naik bis transit. Sesampainya di Terminat Tiga, kami langsung berpencar untuk mencari makan masing-masing.

Saat muter-muter, saya tanya sama salah seorang petugas di Sydney Airport yang pakai jilbab tentang makanan halal di bandara ini. Dia bilang bahwa semua daging dan ayam yang ada di bandara ini tidak halal. Jadi kalau mau makan bisa minta makanan yang lauknya ikan atau cari makanan yang tidak ada unsur dagingnya seperti "sweeties", sambil menunjuk donat yang ada di belakangnya.

Saya muter-muter melihat berbagai makanan yang ditawarkan di bandara ini. Ternyata banyak yang mengandung daging dan daging ayam. Banyak juga yang tidak seperti kentang goreng dan sejenisnya. Saya akhirnya memilih Krispy Kreme Doughnuts.

Untuk minumnya saya ambil "water fountain" yang ada di sudut bandara.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)