Sinergi Besar Muhammadiyah Kapuas: AMM, LazisMu, dan MDMC Tebar Paket Takjil

Gambar
  ​ KUALA KAPUAS  – Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kabupaten Kapuas di bawah naungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) menggelar aksi tebar takjil kolaboratif yang melibatkan seluruh unsur organisasi. Selain Organisasi Otonom (Ortom) seperti Pemuda Muhammadiyah, NA, IMM, dan IPM, kegiatan ini juga didukung penuh oleh  LazisMu  sebagai lembaga amil zakat dan  MDMC  (Muhammadiyah Disaster Management Center) yang terjun langsung dalam pengamanan serta teknis di lapangan. ​Ratusan paket takjil dibagikan kepada para pengendara, pengemudi mobil, hingga pejalan kaki yang melintas di titik strategis pusat kota menjelang waktu berbuka. Sinergi antara LazisMu yang menghimpun donasi serta MDMC yang mengawal kelancaran aksi membuat distribusi bantuan berjalan sangat tertib dan menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama bagi mereka yang masih dalam perjalanan. ​Aksi kolaboratif ini merupakan wujud nyata implementasi nilai-nilai Al-Ma'un, yaitu semanga...

Mencari arah kiblat dan tempat shalat di Sydney Airport

 


Setelah mengetik cukup lama di Krispy Kreme Doughnuts, saya merasa kedinginan. Saya memutuskan untuk jalan-jalan di seputar Terminal 3 Sydney Airport untuk menghangatkan badan, sekalian mencari-cari tempat untuk shalat Zuhur dan Ashar.

Saya bertanya kepada petugas bandara bagian "check in" yang sedang "break" (istirahat), orang Banglades. Dia tidak tahu dimana. Dia bilang bahwa dia baru tiga bulan di sini.

Saya lalu tanya lagi sama petugas "cleaning service" yang sedang mengangkut sampah. Dia bilang tidak ada "church" di sini. Waktu saya bilang bahwa saya Muslim, lalu dia menunjukkan kepada saya ruang tunggu penumpang. Waktu saya periksa, rupanya ada orangnya.

Sambil duduk, saya coba untuk melihat di Google, kemana arah kiblat. Untuk memastikan arah tersebut saya bertanya kepada petugas "boarding" di salah satu "gate". Karena belum yakin, saya lalu tanya lagi sama petugas "cleaning service" yang lain, yang berwajah Asia. Dia lalu menunjuk seorang "cleaning service" lain yang berwajah Arab. Dia lalu menunjukkan arah kiblat dengan HP yang dia miliki. Lalu dia mengajak saya ke tempat (foto diatas) yang dapat digunakan untuk shalat. Karena tempat tersebut jarang dilewati orang.

Waktu saya tanya sama petugas "cleaning service" tersebut, apakah dia orang Australia, dia bilang bahwa dia adalah orang Libanon. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas