Tahajjud: Energi Sunyi yang Menguatkan Diri dan Masyarakat

Gambar
  Pernahkah kita merasa lelah—bukan hanya fisik, tapi juga lelah hati? Lelah menghadapi tuntutan hidup, berita buruk yang tak ada habisnya, pekerjaan yang menumpuk, dan hubungan sosial yang kadang menguras energi. Dalam situasi seperti ini, banyak orang mencari “bahan bakar” agar bisa tetap kuat, tetap baik, dan tetap memberi manfaat. Buku kecil  “Tahajjud: Fuel for the Self and Society”  menawarkan satu jawaban yang sederhana namun dalam:  tahajjud —shalat malam—sebagai  bahan bakar  yang menyalakan kembali jiwa, lalu memancar menjadi kebaikan sosial. Ketika Dunia Gelap, Ada Cahaya yang Menyala di Rumah-rumah Penulis menggambarkan pengalaman tinggal di Damaskus: menjelang malam, lampu-lampu rumah perlahan padam—orang tidur. Namun  sekitar satu jam sebelum Subuh , ada rumah-rumah yang kembali menyalakan lampu: mereka bangun untuk beribadah. Pemandangan ini membuat penulis merenung:  seandainya bumi dilihat dari langit, betapa indahnya rumah-rumah ...

Rahmatun lil 'alamin-nya Alula dan Aisy di YouTube menyamai Maher Zain di Spotify

 


Saat mendengarkan Rahmatun lil 'alamin Maher Zain di Spotify, mata saya tertuju pada jumlah penontonnya, 57 juta. Saya langsung ingat dengan acoustic cover lagu ini di YouTube oleh Alula dan Aisy yang juga mencapai angka yang saja, 57 juta.

Maher Zain mencapai angka itu setelah lagu itu diluncurkan selama 9 tahun, sedangkan Alula dan Aisy mencapai angka itu dalam waktu 3 bulan.

Lagu ini sangat banyak dijadikan sebagai "cover song" di Indonesia. Minggu lalu menghitung lebih dari 80 channel / saluran di YouTube yang menampilkan lagu ini dalam waktu 3 bulan terakhir. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas