DWP Fakultas Teknik UGM Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Masyarakat Terdampak Karhutla di Kapuas

Gambar
  Kapuas, Kalimantan Tengah — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kapuas diwujudkan melalui bantuan air bersih dan air minum dari Dharma Wanita Persatuan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DWP FT UGM) . Bantuan tersebut disalurkan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kapuas melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PDM Kapuas , bersama Lazismu Kapuas dan Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah . Sebanyak 15.000 liter air bersih dan 1.000 galon air minum telah didistribusikan kepada masyarakat di sejumlah titik, di antaranya Masjid Jami Mambulau, Kecamatan Kapuas Hilir, Masjid Ar-Rahman Jalan Barito, kawasan Jalan Kapuas Pasar Sabtu, serta Desa Pulau Telo Baru . PDM Kabupaten Kapuas melalui MDMC menyampaikan apresiasi kepada DWP Fakultas Teknik UGM atas dukungan yang diberikan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama air bersih dan air minum di ten...

Jaga Malam di Kuala Kapuas: Respons Komunitas Terhadap Serangkaian Kebakaran

BPK Tendean Ujung Baru

Di bulan September 2023, Kota Kuala Kapuas telah mengalami beberapa kebakaran yang mengejutkan:

  1. 9 September 2023: Kebakaran di Jalan KS Tubun
  2. 3 September 2023: Kebakaran di Jalan Ahmad Yani
  3. 1 September 2023: Kebakaran di Jalan Garuda

Merespons situasi ini, warga RT 20, Kelurahan Selat Hilir, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, telah mengambil tindakan proaktif. Sejak seminggu lalu, mereka mulai mengorganisir kegiatan Jaga Malam. Surat perintah untuk kegiatan ini dikeluarkan oleh Ketua RT dan berlangsung dari pukul 20.00 hingga 04.00 WIB. Warga yang berhalangan hadir diminta untuk memberikan kontribusi sebesar Rp 50.000 sebagai dana operasional.

Setiap malam, lima orang bertugas dalam kegiatan ini, termasuk komandan regu, wakil komandan, dan anggota tim. Mereka berkumpul di Pos Barisan Pemadam Kebakaran Tendean Ujung Baru, yang sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas, mulai dari air panas dan kopi hingga air mineral.

Selama bertugas, petugas mengisi waktu dengan berbagai kegiatan, seperti mengobrol, bermain kartu domino, atau melakukan patroli di sekitar. Beberapa warga bahkan menyediakan camilan dan minuman untuk menunjang kegiatan ini.

Tidak hanya warga RT 20, kegiatan ini juga diikuti oleh warga dari RT lain, terbukti dari adanya interaksi antar regu jaga malam dari berbagai RT. Bahkan, warga yang pulang larut malam dari pekerjaan mereka sering mampir untuk berbincang dan memberi dukungan.

Kegiatan ini berakhir menjelang waktu shalat Subuh, sekitar pukul 04.00 WIB.


Pengeditan artikel ini dibantu oleh ChatGPT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"