Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

"Not in Our Name" - demonstrasi Yahudi menentang apa yang dilakukan oleh Israel di Gaza

Demonstrasi untuk mendukung gencatan senjata antara Hamas dan Israel terjadi di seluruh dunia, termasuk di Amerika. Salah satu satu kelompok yang melakukan demonstrasi adalah warga Yahudi yang melakukannya di New York City's Grand Central, salah stasiun kereta api di New York. Pemberangkatan kereta ditunda karena demonstrasi ini. 

Apa yang terjadi di Gaza saat ini membuka mata banyak orang dengan apa yang terjadi di Palestina. Banyak orang yang mempelajari apa yang terjadi di Palestina. Sekarang mereka bisa menyuarakan bahwa Palestina berhak untuk bebas.

Sudah banyak orang yang sekarang berani bicara tentang "double standard" (standar ganda) yang diterapkan oleh Amerika dan sekutunya. Bahkan sudah banyak orang yang menyuarakan bahwa apa yang terjadi saat ini adalah "genocide" (Genosida adalah tindakan pembunuhan massal yang direncanakan terhadap suatu kelompok etnis, nasional, rasial, atau agama dengan tujuan untuk menghapuskan kelompok tersebut. - ChatGPT).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"