Ketika Seorang Perempuan Yahudi Berdiri Membela Palestina

Gambar
Di tengah perdebatan yang semakin panas mengenai Palestina, ada satu kesaksian yang menarik perhatian dunia. Bukan karena disampaikan dengan suara lantang atau penuh kemarahan, melainkan karena ketenangan, kejernihan berpikir, dan keberanian moral yang ditunjukkan oleh seorang perempuan muda Yahudi bernama Yasmine Johnson . Saya menyaksikan kesaksiannya dalam sidang Royal Commission into Anti-Semitism and Social Cohesion di Australia. Selama hampir satu jam, ia menghadapi pertanyaan-pertanyaan yang tajam mengenai pandangannya tentang Palestina, Zionisme, kebebasan berpendapat, hingga tuduhan antisemitisme. Namun yang membuat saya benar-benar kagum bukanlah semata-mata isi argumennya, melainkan cara ia menyampaikannya. Tidak terlihat emosi yang meledak-ledak. Tidak ada nada marah. Tidak pula usaha menyerang lawan bicara secara pribadi. Sebaliknya, ia menjawab hampir setiap pertanyaan dengan tenang, sistematis, dan konsisten. Seorang Yahudi yang Memisahkan Agama dan Negara Yasmine Johns...

"Not in Our Name" - demonstrasi Yahudi menentang apa yang dilakukan oleh Israel di Gaza

Demonstrasi untuk mendukung gencatan senjata antara Hamas dan Israel terjadi di seluruh dunia, termasuk di Amerika. Salah satu satu kelompok yang melakukan demonstrasi adalah warga Yahudi yang melakukannya di New York City's Grand Central, salah stasiun kereta api di New York. Pemberangkatan kereta ditunda karena demonstrasi ini. 

Apa yang terjadi di Gaza saat ini membuka mata banyak orang dengan apa yang terjadi di Palestina. Banyak orang yang mempelajari apa yang terjadi di Palestina. Sekarang mereka bisa menyuarakan bahwa Palestina berhak untuk bebas.

Sudah banyak orang yang sekarang berani bicara tentang "double standard" (standar ganda) yang diterapkan oleh Amerika dan sekutunya. Bahkan sudah banyak orang yang menyuarakan bahwa apa yang terjadi saat ini adalah "genocide" (Genosida adalah tindakan pembunuhan massal yang direncanakan terhadap suatu kelompok etnis, nasional, rasial, atau agama dengan tujuan untuk menghapuskan kelompok tersebut. - ChatGPT).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)