Al-Qur’an, Keserakahan, dan Keadilan Ekonomi

Gambar
Banyak orang memahami bahwa ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Makkah terutama berbicara tentang keimanan, tauhid, hari akhir, dan penolakan terhadap penyembahan berhala. Sementara itu, aturan-aturan kehidupan dianggap baru banyak diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya keliru. Namun, apabila ayat-ayat Makkiyah dipelajari lebih dalam, akan terlihat bahwa Al-Qur’an sejak awal juga memberikan perhatian besar terhadap persoalan ekonomi, kekuasaan, kesenjangan sosial, dan keserakahan manusia. Dalam khutbahnya, Nouman Ali Khan menjelaskan bahwa kritik Al-Qur’an pada masa Makkah tidak semata-mata ditujukan kepada seluruh orang yang belum beriman. Banyak kritik tersebut secara khusus diarahkan kepada kelompok elite Quraisy, yaitu orang-orang yang memiliki kekayaan, pengaruh sosial, kekuasaan politik, atau kedudukan keagamaan. Al-Qur’an Mengkritik Elite yang Korup Sebagian besar masyarakat Makkah pada masa itu hidup dalam keadaan sed...

Program Indonesia Sehat Dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK)

 



Saka Lagun, 29 Mei 2024

UPT. Puskesmas Sei Tatas melakukan kegiatan PIS-PK. Kegiatan ini melibatkan program-program terkait yang mendukung 12 Standar Pelayanan Minimal (SPM) pada Puskesmas. Kegiatan hari ini meliputi penyuluhan dan skrining penyakit tidak menular yaitu hipertensi dan diabetes melitus. Adapun kegiatannya adalah sebagai berikut : penyuluhan keluarga berencana, praktik P2gp dan kesehatan reproduksi, pencegahan kekerasan pada perempuan dan anak, kesehatan penyandang disabilitas, penyuluhan Demam Berdarah Dengue, penyuluhan hipertensi dan diabetes melitus, penyuluhan TBC Paru. Adapun pemeriksaan kesehatan meliputi: pengukuran tekanan darah dan pemeriksaan gula darah sewaktu.

Menurut Kepala UPT. Puskesmas Sei Tatas, Agat, S.Kep., Ns., Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) nomor 4 tahun 2019 mengatur tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan (SPM-BK). Untuk mendukung dan melaksanakan Permenkes tersebut perlu sekali inovasi yang dilakukan oleh Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yaitu puskesmas (khususnya UPT Puskesmas Sei Tatas) dalam upaya memberikan pelayanan  kesehatan yang terstandar kepada seluruh siklus hidup masyarakat.

Dalam kesempatan ini Puskesmas Sei Tatas melaksanakan kegiatan REHAT (Hari Desa Sehat) dengan inovasi yang terintegrasi dengan berbagai program, diantaranya:

1. SICEPAT MAJU PTM
2. KETUK PINTU PAGI
3. NASEHAT PUSKESMAS

Kegiatan inovasi ini sangat bermakna sekali. Kegiatan ini mampu memberikan pelayanan kesehatan secara optimal kepada siklus hidup masyarakat. Melalui kegiatan inovasi ini dilakukan skrining penyakit tidak menular prioritas seperti hipertensi, diabetes melitus, penyakit saluran pernafasan dan Kesehatan Berencana dan ibu hamil. Serta edukasi dalam upaya percepatan pencegahan dan penurunan Stunting.

Perwujudan kegiatan inovasi ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan, pemeriksaan kesehatan, skrining Penyakit Menular dan Tidak Menular, serta kunjungan rumah untuk masyarakat yang tidak mampu berkumpul di tempat kegiatan.

Gambar dan tulisan dikirim oleh Bapak M. Hipni

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)