Memahami Hadis tentang Perempuan Penghuni Neraka: Pentingnya Membaca Konteks

Gambar
Hadis yang menyebut perempuan sebagai mayoritas penghuni neraka sering menimbulkan pertanyaan. Apalagi, dalam riwayat yang sama, terdapat ungkapan yang lazim diterjemahkan sebagai “kurang akal dan agama”. Jika dibaca sepintas, ungkapan tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Bagaimana memahami hadis ini secara lebih utuh? Dalam program Real Talk dari Yaqeen Institute, Dr. Tesneem Alkiek bersama pembawa acara Cadar Mohamud membahas pertanyaan tersebut. Alkiek menekankan pentingnya memperhatikan konteks hadis, penjelasan yang menyertainya, serta kedudukan perempuan dalam tradisi keilmuan Islam. Pembahasan itu mengajak kita untuk memahami pesan hadis dengan cermat, sekaligus menghindari penggunaannya untuk merendahkan orang lain. Nasihat yang Disertai Jalan Perbaikan Hadis yang dibahas menceritakan Nabi Muhammad saw. mendatangi kelompok perempuan pada hari raya. Beliau mengajak mereka bersedekah dan menyampaikan peringatan tentang neraka. Ketika ...

Dashat (Dapur sehat atasi stunting) Desa Saka Lagun

 



Saka Lagun, 16 Juli 2024

Dashat (Dapur sehat atasi stunting) Desa Saka Lagun, merupakan kegiatan yang digagas oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kabupaten Kapuas, acara ini dibuka langsung oleh Kepada Desa Saka Lagun Bapak Samsir Alam. Kepala Desa berharap dari kegiatan PMT Penyuluhan ini diharap kasus stunting di tahun depan menjadi turun

Menurut Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) Kecamatan Pulau Petak, Ibu Rusmini, kegiatan ini bertujuan untuk mencegah stunting dengan cara mengajarkan pola memasak yang baik agar vitamin dan gizi pada makanan yang dikonsumsi tetap terjaga gizinya dan menjadikan hidup lebih sehat. Kegiatan ini dihadiri oleh Tim Penggerak PPK Desa Saka Lagun, Kecamatan Pulau Petak, Kabupaten Kapuas, ahli gizi UPT Puskesmas Sei Tatas, tenaga kesehatan Desa Saka Lagun, kader serta masyarakat yang mengikuti acara hingga selesai.

Kegiatan DASHAT sendiri mencakup edukasi perbaikan gizi dan konsumsi pangan ibu hamil, ibu menyusui dan balita. Dalam hal ini masyarakat akan diberi sosialisasi terkait pangan lokal yang terjangkau, bercita rasa dan bergizi baik dan dipadukan dengan berbagai kegiatan kemitraan.

Pada kegiatan PMT Penyuluhan ini didemonstrasikan cara memasak Kroket Ayam, Urap dan Gosok Dawen Jawau. 

Naskah dan gambar dikirim oleh Bapak M. Hipni.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"