Menyusuri Kubah Guru Hamdi di Handel II Pangkalan Sari: Jejak Seorang Qori dan Pendiri Pesantren di Basarang

Gambar
  Musholla Miftahussalam Oleh: Jum'atil Fajar | Informasi Kapuas Di berbagai pelosok Kabupaten Kapuas masih tersimpan jejak para tokoh agama yang telah berkontribusi dalam penyebaran Islam dan pendidikan keagamaan. Sayangnya, tidak semua kisah mereka terdokumentasikan dengan baik. Salah satu jejak tersebut adalah Kubah Guru Hamdi yang berada di Handel II, Desa Pangkalan Sari, Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah . Rasa penasaran terhadap tempat ini membawa saya melakukan perjalanan singkat pada Minggu, 14 Juni 2026, saat dalam perjalanan dari Pulang Pisau menuju Kuala Kapuas. Berawal dari Sebuah Papan Petunjuk Ketika melintas di Jalan Trans Kalimantan, saya berbelok ke kiri menuju kawasan Desa Bungai Jaya. Dari sana perjalanan dilanjutkan dengan berbelok ke kanan melewati Poskesdes Bungai Jaya. Tidak lama kemudian saya tiba di sebuah perempatan jalan. Di sana terdapat sebuah papan petunjuk bertuliskan "Kubah Guru Hamdi" lengkap dengan tanda pana...

Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Telabang 2024 di Polres Kapuas

 


Pada Senin, 14 Oktober 2024, pukul 08.00 WIB, Polres Kapuas menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Telabang 2024 di Lapangan Upacara Polres Kapuas. Kegiatan ini dilaksanakan dengan khidmat dan penuh semangat, dihadiri oleh personel kepolisian dan tamu undangan dari berbagai instansi terkait, termasuk TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan dan unsur-unsur lain yang mendukung terciptanya keamanan lalu lintas.

Apel dimulai dengan penyematan pita tanda dimulainya operasi, diikuti dengan amanat dari pimpinan apel yang memberikan arahan untuk meningkatkan kesadaran tertib lalu lintas. Operasi Zebra Telabang ini bertujuan untuk menurunkan angka kecelakaan, meningkatkan kualitas keselamatan jalan, dan membangun budaya disiplin berlalu lintas di kalangan masyarakat.

Salah satu poin penting yang disampaikan dalam amanat apel adalah perlunya deteksi dini dan pemetaan terhadap titik-titik rawan pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas. Selain itu, pentingnya pendekatan hukum yang humanis juga diutamakan dalam pelaksanaan operasi, dengan penegakan hukum secara elektronik serta teguran yang persuasif bagi pelanggar lalu lintas.

Selama operasi ini, berbagai bentuk sosialisasi akan dilakukan, seperti pemasangan spanduk, banner, serta penggunaan media cetak, elektronik, dan media sosial. Seluruh upaya tersebut dilakukan demi menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar) yang kondusif.

Acara juga diisi dengan pembacaan doa agar pelaksanaan operasi ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat. Dalam doanya, pembaca doa memohon kepada Tuhan agar memberikan bimbingan, kekuatan, dan keselamatan kepada para petugas dalam melaksanakan tugas mulia ini.

Apel ditutup dengan penghormatan kepada pimpinan apel, menyanyikan lagu Mars Polri, serta sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen dalam mewujudkan keamanan lalu lintas yang lebih baik di Kabupaten Kapuas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini