DWP Fakultas Teknik UGM Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Masyarakat Terdampak Karhutla di Kapuas

Gambar
  Kapuas, Kalimantan Tengah — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kapuas diwujudkan melalui bantuan air bersih dan air minum dari Dharma Wanita Persatuan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DWP FT UGM) . Bantuan tersebut disalurkan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kapuas melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PDM Kapuas , bersama Lazismu Kapuas dan Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah . Sebanyak 15.000 liter air bersih dan 1.000 galon air minum telah didistribusikan kepada masyarakat di sejumlah titik, di antaranya Masjid Jami Mambulau, Kecamatan Kapuas Hilir, Masjid Ar-Rahman Jalan Barito, kawasan Jalan Kapuas Pasar Sabtu, serta Desa Pulau Telo Baru . PDM Kabupaten Kapuas melalui MDMC menyampaikan apresiasi kepada DWP Fakultas Teknik UGM atas dukungan yang diberikan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama air bersih dan air minum di ten...

Meluncurkan Integrasi Layanan Primer (ILP) di Kabupaten Kapuas

 

Pada tanggal 26 November 2024, Kabupaten Kapuas menorehkan tonggak sejarah baru dalam upaya meningkatkan layanan kesehatan masyarakat dengan dilaksanakannya Launching Integrasi Layanan Primer (ILP). Acara ini berlangsung di Puskesmas Melati, yang beralamat di Jalan Melati No. 18, Kuala Kapuas, Kalimantan Tengah. Program ILP terintegrasi dengan inovasi lokal bernama "SI KILAP" (Strategi Menuju Kapuas Sehat dengan Implementasi Integrasi Layanan Primer), yang bertujuan untuk memperkuat layanan kesehatan primer berbasis kolaborasi dan inovasi.

Mengintegrasikan Layanan untuk Kapuas Sehat

ILP adalah langkah inovatif yang bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas, efisiensi, dan kualitas layanan kesehatan di tingkat primer. Pelaksanaan ILP di Kabupaten Kapuas melibatkan sinergi antara berbagai pihak, termasuk Dana Desa, BPJS, dan dukungan lintas sektor lainnya. Dengan mengusung konsep integrasi, program ini menghadirkan pelayanan kesehatan yang menyeluruh sesuai siklus hidup masyarakat, mulai dari anak-anak hingga lansia.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, dr. Tonun Irawaty Panjaitan, M.M., dalam laporannya menyampaikan bahwa program ini akan diterapkan secara bertahap di seluruh Puskesmas di Kabupaten Kapuas. Beliau juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperluas cakupan layanan, baik dari fasilitas kesehatan pemerintah maupun swasta.

Sambutan dari Berbagai Pihak

Dalam acara ini, hadir pula Pj. Bupati Kapuas, yang memberikan apresiasi atas inisiatif ini sebagai bentuk nyata komitmen Kabupaten Kapuas dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Sambutan juga diberikan oleh perwakilan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, yang mengapresiasi langkah inovatif Kabupaten Kapuas dalam mengintegrasikan layanan primer dengan pendekatan lokal.

Puskesmas Melati sebagai Percontohan

Puskesmas Melati dipilih sebagai lokasi peluncuran karena telah berhasil mengimplementasikan konsep layanan terintegrasi. Melalui program ini, masyarakat tidak hanya mendapat pelayanan kuratif tetapi juga screening kesehatan komprehensif, yang memungkinkan deteksi dini masalah kesehatan.

Keberlanjutan dan Harapan

Dalam sambutannya, dr. Tonun berharap agar ILP menjadi inspirasi bagi daerah lain dan terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Harapan ini juga didukung oleh target nasional, di mana seluruh Puskesmas di Indonesia diharapkan menerapkan konsep ILP pada akhir 2024.

Acara ini ditutup dengan pelepasan balon sebagai simbolisasi komitmen bersama menuju "Kapuas Sehat". Foto bersama para peserta dari berbagai instansi menunjukkan semangat kebersamaan dan kolaborasi dalam mencapai tujuan bersama.

Kesimpulan

Integrasi Layanan Primer (ILP) adalah langkah strategis Kabupaten Kapuas menuju pelayanan kesehatan yang lebih baik. Dengan dukungan berbagai pihak, program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menjadi model inovasi layanan kesehatan primer di Indonesia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"