Dari Rotan Berduri Menjadi Tikar Bernilai Jual

Gambar
Pada Minggu, 2 Agustus 2026, saat melintasi RT 2 Desa Sei Kayu yang berada di tepian Sungai Kapuas, saya melihat seorang pria sedang sibuk membersihkan beberapa batang rotan. Pemandangan tersebut menarik perhatian saya. Saya pun memarkirkan sepeda motor dan menghampirinya. Setelah saling menyapa, percakapan kami berkembang mengenai proses pengolahan rotan hingga menjadi bahan baku tikar anyaman. Di tangan masyarakat setempat, rotan berduri yang tumbuh liar menjulang di antara pepohonan ternyata dapat diolah menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Bapak tersebut bercerita bahwa rotan yang sedang dibersihkannya berasal dari kebun karet yang juga ditanami rotan. Tanaman itu diperkirakan telah berusia sekitar sepuluh tahun. Rotan dikenal memiliki banyak duri sehingga tidak mudah untuk ditarik dan dipanen. Menurutnya, sebelum menarik rotan, duri-duri pada bagian batang yang akan dipegang harus dibersihkan terlebih dahulu. Setelah bagian tersebut aman, barulah rotan dapat...

Puskesmas Sei Tatas menyelenggarakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

 




Senin, 6 Januari 2025

UPT. Puskesmas Sei Tatas, mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis, serentak se-kabupaten kapuas, kegiatan ini buka langsung olen Pj. Bupati Kapuas. Adapun kegiatan meliputi pemeriksaan Tinggi Badan, Berat Badan, Tekanan Darah, Gula Darah Sewaktu, penyuluhan kesehatan dan pengobatan. Jumlah peserta yang datang berkisar 150 orang, yang terdiri dari usia produktif, pra lansia, dan lansia. Menurut Kepala UPT. Puskesmas Sei Tatas, Bapak Agat, tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan derajat kesehatan sesuai dengan amanat Undang-undang. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)