Islam dan Perbudakan: Memahami Sejarah, Jalan Pembebasan, dan Martabat Manusia

Gambar
  Perbudakan merupakan salah satu bagian paling kelam dalam sejarah umat manusia. Ketika mendengar istilah tersebut, banyak orang langsung membayangkan perdagangan manusia, kerja paksa, kekerasan, pemisahan keluarga, serta perlakuan kejam berdasarkan warna kulit. Gambaran itu bukan tanpa alasan. Dalam sejarah modern, perdagangan budak lintas Atlantik telah meninggalkan luka yang sangat dalam. Jutaan orang Afrika dirampas kebebasannya, dipindahkan secara paksa, dan diperlakukan sebagai barang milik. Namun, perbudakan sebenarnya telah dikenal jauh sebelum masa itu dan pernah dipraktikkan oleh hampir semua peradaban besar. Dalam ceramah berjudul The Islamic Response to Slavery , Syekh Mohammad Elshinawy dari Yaqeen Institute mengajak masyarakat memahami persoalan tersebut berdasarkan konteks sejarah. Menurutnya, pertanyaan yang perlu diajukan bukan hanya apakah perbudakan pernah ada di tengah masyarakat Muslim, tetapi juga bagaimana ajaran Islam mengatur, membatasi, dan membuka jalan ...

Aksi Sosial Muhammadiyah Kapuas: 17 Anak Disunat, 51 Warga Berobat Gratis

 


KUALA KAPUAS – Sebagai wujud kepedulian terhadap sesama, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kapuas melalui kolaborasi lintas majelis, lembaga, dan organisasi otonom (Ortom) kembali menggelar aksi sosial. Kegiatan yang digawangi oleh Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU), Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), LazisMu, serta Ortom PDM Kapuas ini memusatkan perhatian pada layanan kesehatan masyarakat dan khitanan bagi anak-anak di wilayah setempat.

​Agenda yang berlangsung dengan khidmat ini berhasil menjaring puluhan penerima manfaat. Tercatat sebanyak 17 anak mengikuti prosesi sunatan massal, sementara 51 warga lainnya mendapatkan layanan pengobatan gratis. Kehadiran tim medis dari MPKU dan dukungan logistik dari LazisMu memastikan seluruh rangkaian acara berjalan dengan standar kesehatan yang baik dan efisien tanpa memungut biaya dari peserta.


​Sinergi antar-lini di internal Muhammadiyah Kapuas ini menjadi kunci keberhasilan acara. MDMC berperan aktif dalam manajemen lapangan dan pengerahan relawan, sedangkan Ortom seperti Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Aisyah dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah turut membantu teknis pelaksanaan agar tetap teratur. Kolaborasi ini menunjukkan kuatnya semangat gotong royong dalam menjalankan misi kemanusiaan dan dakwah bil hal (dakwah melalui perbuatan nyata).

​Pihak penyelenggara berharap kegiatan ini dapat meringankan beban ekonomi keluarga, khususnya dalam memenuhi kebutuhan kesehatan dan kewajiban khitan bagi anak-anak. Dengan total 68 penerima manfaat dalam satu hari, PDM Kapuas berkomitmen untuk terus konsisten menghadirkan program-program sosial yang berdampak langsung bagi kemaslahatan umat dan mempererat silaturahmi antarwarga.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)