Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

DPD PPNI Kapuas dan BAPELKES Kalteng Gelar Seminar Transformasi Profesional Tenaga Kesehatan di Era Digital

 


KUALA KAPUAS – Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia atau DPD PPNI Kabupaten Kapuas bekerja sama dengan BAPELKES Provinsi Kalimantan Tengah akan menyelenggarakan seminar bertema “Transformasi Profesional Tenaga Kesehatan di Era Digital: Sinergi Personal Branding, Literasi AI, dan Kepastian Hukum.”

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 27 Juni 2026, mulai pukul 07.00 sampai 14.00 WIB, bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas.

Seminar ini menjadi ruang penting bagi tenaga kesehatan, khususnya perawat dan profesi kesehatan lainnya, untuk memperkuat kapasitas diri dalam menghadapi perubahan zaman. Di tengah perkembangan teknologi digital, tenaga kesehatan dituntut tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga mampu membangun reputasi profesional, memahami pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), serta memiliki pemahaman hukum yang memadai dalam praktik pelayanan kesehatan.

Dalam kerangka acuan kegiatan, seminar ini dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman mengenai strategi personal branding, pengembangan karier, literasi AI dalam dunia kesehatan, serta implikasi hukum berdasarkan regulasi kesehatan terbaru. Kegiatan ini juga menekankan pentingnya tenaga kesehatan yang adaptif terhadap teknologi, profesional, dan terlindungi secara hukum.

Seminar ini menghadirkan tiga narasumber, yaitu dr. Jum’atil Fajar, MHlthSc dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas yang akan membawakan materi “Penggunaan AI dalam Dunia Kesehatan”, Ns. Wijaya Atmaja Kasuma, M.Kep dari Poltekkes Kemenkes Palangka Raya dengan materi “Personal Branding Perawat Profesional dan Perencanaan Jenjang Karir”, serta Muhammad Hipni, S.Kep., Ns., MH dari DPD PPNI Kabupaten Kapuas dengan materi “Implikasi Hukum sesuai UU Kesehatan Terbaru.”

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat memahami bagaimana AI dapat digunakan secara bijak dalam pelayanan kesehatan, bagaimana membangun citra profesional yang etis, serta bagaimana menjalankan praktik kesehatan sesuai koridor hukum yang berlaku.

Adapun ketentuan peserta adalah wajib mengikuti seluruh proses pembelajaran. Akses pre-test dibuka mulai pukul 00.05 sampai 07.40 WIB. Peserta juga wajib memiliki akun Plataran Sehat yang tertaut dengan SATU SEHAT SDMK.

Biaya pendaftaran seminar ini sebesar Rp50.000 untuk peserta umum, sedangkan bagi anggota aktif DPD PPNI Kabupaten Kapuas tidak dikenakan biaya atau gratis.

Pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan berikut:

https://forms.gle/UnMeGv8GDFGzt75k8

Pembayaran bagi peserta umum dilakukan melalui rekening:

BRI 018001096934508
a.n. DPD PPNI Kabupaten Kapuas

Untuk informasi lebih lanjut, peserta dapat menghubungi narahubung melalui WhatsApp:

Ns. Sholic – 085248242337

Seminar ini diharapkan menjadi momentum penting bagi tenaga kesehatan di Kabupaten Kapuas dan sekitarnya untuk terus meningkatkan kualitas diri, memperkuat profesionalisme, serta siap menghadapi tantangan pelayanan kesehatan di era digital.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)