Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Muhammadiyah Kapuas Bersama Mitra Gelar Pengobatan Gratis dan Sunatan Massal di Desa Simpang Jaya

Barito Kuala – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kapuas melalui Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU), Lazismu, dan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Banjarmasin serta Badan Penanggulangan Bencana (BAPENA) PPNI Kabupaten Kapuas, melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pengobatan gratis dan sunatan massal di Desa Simpang Jaya, Kecamatan Wanaraya, Kabupaten Barito Kuala.

Kegiatan yang berlangsung dengan penuh antusias tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat. Sekitar 100 warga mengikuti layanan pengobatan gratis yang meliputi pemeriksaan kesehatan, konsultasi medis, serta pemberian obat sesuai kebutuhan. Selain itu, sebanyak 20 anak mengikuti program sunatan massal yang dilaksanakan oleh tenaga kesehatan dan relawan secara profesional dan mengutamakan keselamatan pasien.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala UPT Puskesmas Wanaraya beserta staf, yang memberikan dukungan dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Kehadiran pihak puskesmas menjadi bentuk sinergi yang baik antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, institusi pendidikan, dan organisasi profesi kesehatan dalam meningkatkan akses pelayanan kesehatan masyarakat.

Ketua pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa bakti sosial ini merupakan bagian dari komitmen Muhammadiyah dalam menghadirkan pelayanan yang bermanfaat bagi masyarakat. Melalui kolaborasi antara MPKU, Lazismu, MDMC, Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, dan BAPENA PPNI Kabupaten Kapuas, diharapkan semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat layanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau.

Selain memberikan pelayanan kesehatan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan semangat gotong royong antar berbagai elemen masyarakat. Dengan semangat kemanusiaan dan pengabdian, Muhammadiyah Kapuas bersama seluruh mitra berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di berbagai wilayah sehingga mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta memperkuat kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"