Postingan

Menampilkan postingan dengan label APBN2025

The Salahuddin Generation (Ep. 5): 3.000 Penunggang ke Mesir—Misi Mustahil yang Membuka Panggung Salahuddin (

Gambar
  Episode 5 membawa kita ke bab paling menegangkan: perebutan Mesir —negeri besar yang kaya sumber daya, tetapi saat itu rapuh dari dalam. Nur ad-Din Zengi sudah berhasil menyatukan Syam (Mosul–Aleppo–Damaskus). Kini pertanyaannya berubah: apakah Mesir akan jatuh ke tangan pasukan salib, atau menjadi pilar kebangkitan umat? Jawabannya dimulai dari sebuah keputusan “nekat tapi terukur”: 3.000 penunggang kuda menyeberangi Sinai dalam kampanye kilat. 1) Mesir yang Rapuh: 14 Wazir dalam Setahun, Negara Hampir Runtuh Narasi dibuka dengan situasi Mesir di bawah Dinasti Ismailiyah: konflik internal tak berkesudahan. Dalam satu tahun, disebutkan terjadi pergantian wazir berkali-kali (bahkan sampai belasan). Negara besar ini tampak kaya , tetapi keropos dari pusat kekuasaan . Di titik rapuh seperti itu, pasukan salib melihat “buah yang menggantung rendah”: mudah dipetik bila tidak ada yang mengamankan. 2) Tawaran Shawar: “Bantu Saya Kembali Berkuasa, Mesir Jadi Sekutu” Seorang toko...

APBN Maret 2025: Stabilitas Ekonomi di Tengah Dinamika Global

Gambar
  Pendahuluan   Perekonomian Indonesia terus menunjukkan ketahanan di tengah tantangan global. Dalam Laporan APBN KiTa edisi Maret 2025, Kementerian Keuangan menyampaikan berbagai perkembangan terkait kondisi ekonomi nasional, penerimaan negara, serta kebijakan anggaran untuk menjaga stabilitas dan kesejahteraan masyarakat. Pertumbuhan Ekonomi dan Inflasi   Pada tahun 2024, ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,03%. Pertumbuhan ini didukung oleh permintaan domestik yang kuat, inflasi yang terkendali, serta penciptaan lapangan kerja baru. Inflasi masih berada pada level rendah, didorong oleh program diskon listrik serta kebijakan stabilisasi harga pangan menjelang Ramadan dan Idul Fitri. Kondisi Nilai Tukar dan Harga Komoditas   Nilai tukar rupiah tetap stabil meskipun masih dipengaruhi oleh dinamika pasar global. Sementara itu, harga minyak mentah mengalami penurunan akibat lemahnya permintaan serta kebijakan ekonomi Amerika Serikat. Indonesia terus mengoptimalkan lifti...

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas