Postingan

Menampilkan postingan dengan label Abnauth Thalibin Miftahul Ulum

Memahami Hadis tentang Perempuan Penghuni Neraka: Pentingnya Membaca Konteks

Gambar
Hadis yang menyebut perempuan sebagai mayoritas penghuni neraka sering menimbulkan pertanyaan. Apalagi, dalam riwayat yang sama, terdapat ungkapan yang lazim diterjemahkan sebagai “kurang akal dan agama”. Jika dibaca sepintas, ungkapan tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Bagaimana memahami hadis ini secara lebih utuh? Dalam program Real Talk dari Yaqeen Institute, Dr. Tesneem Alkiek bersama pembawa acara Cadar Mohamud membahas pertanyaan tersebut. Alkiek menekankan pentingnya memperhatikan konteks hadis, penjelasan yang menyertainya, serta kedudukan perempuan dalam tradisi keilmuan Islam. Pembahasan itu mengajak kita untuk memahami pesan hadis dengan cermat, sekaligus menghindari penggunaannya untuk merendahkan orang lain. Nasihat yang Disertai Jalan Perbaikan Hadis yang dibahas menceritakan Nabi Muhammad saw. mendatangi kelompok perempuan pada hari raya. Beliau mengajak mereka bersedekah dan menyampaikan peringatan tentang neraka. Ketika ...

Pondok Pesantren Abnauth Thalibin Miftahul Ulum Mendapatkan Rusunawa Senilai 6,4 M

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari LPSE Kementerian Perumahan Rakyat , Pondok Pesantren Abnauth Thalibin Miftahul Ulum yang terletak di Desa Tamban Baru Mekar, Kecamatan Kapuas Kuala, Kabupaten Kapuas mendapatkan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) senilai 6,4 milyar. Lelang pembangunan Rusunawa ini dimenangkan oleh PT. Joglo Multi Ayu, Jl. Tanah Merdeka No. 36, Jakarta. Pembangunan rumah susun ini sudah dimulai. Berbeda dengan daerah lain, pembangunan gedung bertingkat di Kabupaten Kapuas harus memperhitungkan pondasi yang kuat mengingat struktur tanahnya adalah tanah gambut. Satu bulan pengerjaan bangunan ini hanya dihabiskan untuk pembangunan pondasi bangunan. Proyek ini diharapkan dapat selesai dalam waktu 120 hari. 

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"