Postingan

Menampilkan postingan dengan label Acer

Usaha Mencari Peta Virtual Background: Saat GIS Kalteng “Diuji” dengan Google Maps

Gambar
Perbandingan tampilan Sei Pinang di dua platform: citra satelit pada Google Maps (kiri) dan Peta GIS Kalteng (kanan) relatif sama-sama belum detail. Perbedaannya, Google Maps menampilkan lebih banyak titik lokasi/nama tempat (POI) yang ditambahkan komunitas seperti Local Guides, sehingga orientasi lokasi terasa lebih mudah. Pada hari Sabtu, 31 Januari 2026 , saya mencoba mencari peta Kalimantan Tengah yang menarik untuk dijadikan virtual background saat rapat daring menggunakan Jitsi Meet . Saya lalu meminta bantuan Copilot (AI milik Microsoft). Copilot kemudian merekomendasikan sebuah situs pemetaan milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah: Peta GIS Kalteng ( https://peta.simtaru.kalteng.go.id/ ). Awalnya saya cukup terkesan. Ketika saya mengarahkan peta ke wilayah Kuala Kapuas , tampilannya terlihat rapi dan informatif. Dari situ muncul rasa penasaran: kalau di ibu kota kabupaten terlihat lumayan detail, apakah wilayah yang lebih jauh seperti Sei Pinang (ibu kota Kecamatan Se...

Aspire One 10 dengan Windows 10 dan Office 2013 Gratis

Gambar
Bila anda membeli Aspire One 10 maka anda akan mendapatkan Windows 8.1 asli. Setelah meng-update semua pembaruan yang ada, akan muncul "icon" Get Windows 10. Setelah mengklik ikon tersebut kita dipersilahkan untuk memesan Windows 10. Setelah memesan, kita diminta untuk menunggu pemberitahuan lebih lanjut. Bagi yang tidak sabar untuk mencoba Windows 10, silahkan mengunduh "Media Creation Tool". Pada layar aplikasi Windows 10 ada ikon Microsoft Office. Bila diklik maka kita diminta untuk mengaktivasi Office. Secara otomatis kita akan dibawa ke halaman untuk memasang Office di komputer atau laptop kita. Jenis Office nya adalah Office 2013 Home Single.

Bongkar Laptop Demi Ubuntu 14.04 LTS

Gambar
Acer Aspire 4750 yang dibuka bagian bawahnya Saat update Ubuntu 14.04 LTS ke Ubuntu 15.04 terjadi hal yang tidak terduga yaitu, saya tidak bisa mengakses tampilan yang biasa. Saya hanya bisa mengakses "terminal" dimana saya harus menulis berbagai macam perintah. Setelah mencoba sana-sini, bukannya makin baik, malah makin nggak karuan jadinya. Setelah baca-baca saran dari teman-teman yang ada di berbagai forum Ubuntu, akhirnya saya mencoba saran dari salah satu peserta forum yaitu melepas harddrive laptop. Rupanya saran ini cocok untuk laptop saya yang sudah tidak bisa diakses lagi BIOS-nya, serta tidak lagi bisa digunakan DVD-ROM-nya. Setelah harddrive-nya dikeluarkan saya menggunakan USB Live Ubuntu 14.04 LTS untuk kembali ke sistem operasi yang lebih stabil. Cara membuka harddrive laptop ini diperoleh dari YouTube.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas