Postingan

Menampilkan postingan dengan label American Red Cross

Panduan Lengkap Operasi Katarak: Sebelum, Selama, dan Sesudahnya

Gambar
  Di masa kuno, orang Mesir kuno menggunakan teknik bedah yang dikenal sebagai "couching," di mana jarum tajam digunakan untuk menggeser lensa yang keruh keluar dari bidang pandang dan masuk ke dalam rongga vitreus di bagian belakang mata. Kemudian, orang Romawi menggunakan metode yang disebut "needling" untuk memotong katarak menjadi potongan-potongan kecil yang cukup kecil untuk diserap kembali. Meskipun kedua prosedur tersebut dapat meningkatkan penglihatan, mereka tidak dapat menyediakan penglihatan yang sepenuhnya jernih karena tidak menggantikan lensa. Terobosan tersebut tidak datang sampai tahun 1940-an, ketika ahli oftalmologi Inggris, Harold Ridley, menemukan lensa intraokular. Berbeda dengan operasi di zaman kuno, operasi katarak saat ini menggunakan sayatan kecil dan sedotan untuk mengeluarkan lensa yang keruh, dan kemudian menggantinya dengan lensa plastik buatan. Ekstraksi lensa dilakukan menggunakan salah satu dari dua prosedur: phacoemulsification ata

PMI Kabupaten Kapuas Ikuti Pelatihan PMER

Gambar
Pembukaan oleh Bapak Nahson Taway (tengah) Mulai tanggal 16 sampai 21 November 2015 bertempat di aula Empire Hotel Boutique Aquarius dilaksanakan kegiatan Pelatihan Perencanaan, Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan (PMER). Pelatihan yang diselenggarakan oleh PMI Provinsi Kalimantan Tengah ini diikuti oleh PMI Kabupaten / Kota se-Kalimantan Tengah. Kegiatan ini didukung oleh American Red Cross. Dalam pelatihan ini peserta diajarkan bagaimana melakukan penilaian, analisis SWOT, analisis pohon masalah, analisis tujuan, pembuatan keranga logis (Logical Framework), pembuatan rencana kerja tahunan, monitoring dan evaluasi serta penyusunan laporan.

Lokakarya Adaptasi Modul Pencegahan Penyakit Tidak Menular

Gambar
dr. Linda dari PMI (kiri) dan dr. Ekowangi dari Kemenkes (kanan) Pada hari Selasa - Jum'at, 6-9 Mei 2014 bertempat di Ruang Krisna, Hotel Bidakara Jakarta dilaksanakan kegiatan Lokakarya Adaptasi Modul dan Alat Peraga Pola Hidup Sehat Pencegahan Penyakit Menular. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Divisi Kesehatan Palang Merah Indonesia dengan sponsor dari International Federation of Red Cross and Red Crescent (IFRC) dan Palang Merah Amerika.  Hadir dalam lokakarya ini perwakilan dari IFRC, American Red Cross, Palang Merah Indonesia, Kementerian Kesehatan RI dan jajarannya (Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri), perwakilan PMI Provinsi Jambi, PMI Kabupaten Wonogiri dan PMI Kabupaten Kapuas. Lokakarya ini ingin menghasilkan modul yang sesuai dengan kondisi masyarakat Indonesia. Kementerian Kesehatan mengharapkan agar bahasa yang digunakan dalam modul ini sesuai dengan bahasa yang digunakan dalam buku-buku kementerian kesehatan.

PMI Kapuas Ikuti Lokakarya Desain Komunikasi Perubahan Perilaku

Gambar
Peserta dari PMI Kapuas sedang mengerjakan Survei Awal Mulai tanggal 8-11 Januari 2013, kepala markas dan dua orang staf PMI Kabupaten Kapuas mengikuti Lokakarya Desain Komunikasi Perubahan Perilaku yang diselenggarakan di Hotel Amaroossa, Jl. Aceh, Bandung, Jawa Barat. Kegiatan ini disponsori oleh American Redcross dan Spanish Redcross bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia. Kegiatan ini ditujukan bagi daerah-daerah yang memiliki kegiatan yang salah satu tujuannya adalah perubahan perilaku dari masyarakat, baik menyangkut masalah kesehatan maupun kesiapan mereka dalam menghadapi bencana. Hadir dalam pertemuan ini wakil dari Aceh, Sumatera Barat, Jakarta, Cilacap, Wonogiri dan Nusatenggara Barat. Dengan mengikuti kegiatan ini diharapkan para peserta memiliki pengetahuan dan ketrampilan untuk mengimplementasikan Kerangka Kerja Desain Komunikasi Perubahan Perilaku.pada lokasi proyeknya masing-masing.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Laki-laki adalah "qawwam" bagi perempuan