Postingan

Menampilkan postingan dengan label Anwar Al-Awlaki

Islam dan Perbudakan: Memahami Sejarah, Jalan Pembebasan, dan Martabat Manusia

Gambar
  Perbudakan merupakan salah satu bagian paling kelam dalam sejarah umat manusia. Ketika mendengar istilah tersebut, banyak orang langsung membayangkan perdagangan manusia, kerja paksa, kekerasan, pemisahan keluarga, serta perlakuan kejam berdasarkan warna kulit. Gambaran itu bukan tanpa alasan. Dalam sejarah modern, perdagangan budak lintas Atlantik telah meninggalkan luka yang sangat dalam. Jutaan orang Afrika dirampas kebebasannya, dipindahkan secara paksa, dan diperlakukan sebagai barang milik. Namun, perbudakan sebenarnya telah dikenal jauh sebelum masa itu dan pernah dipraktikkan oleh hampir semua peradaban besar. Dalam ceramah berjudul The Islamic Response to Slavery , Syekh Mohammad Elshinawy dari Yaqeen Institute mengajak masyarakat memahami persoalan tersebut berdasarkan konteks sejarah. Menurutnya, pertanyaan yang perlu diajukan bukan hanya apakah perbudakan pernah ada di tengah masyarakat Muslim, tetapi juga bagaimana ajaran Islam mengatur, membatasi, dan membuka jalan ...

Hakekat kehidupan dunia

Oleh: Anwar Al-Awlaki Aisyah meriwayatkan bahwa kalau Allah menurunkan ayat perintah larangan untuk minum khamr dan berzinah pada saat-saat awal turunnya Qur'an, niscaya para sahabat akan menolak untuk melakukannya. Bagian awal Qur'an banyak bercerita tentang keimanan, tentang surga dan neraka. Setelah keimanan mereka kepada Allah kuat, maka ketika perintah pelarangan khamr tersebut diturunkan, mereka langsung mematuhinya tanpa tanya-tanya lagi. Perbandingan waktu di kehidupan dunia dengan akhirat adalah seperti membagi umur kita dengan tidak terhingga yang hasilnya adalah nol. Orang terkaya di dunia, tidak pernah bisa memiliki sebuah kota, apalagi satu planet. Rasulullah menceritakan tentang orang yang terakhir keluar dari neraka ditawari oleh Allah untuk mendapatkan bumi dan seluruh isinya. Kemudian Allah memberinya 10 kali lipatnya dan memberinya apa yang menyenangkan mata dan memuaskan hati. Ganjaran tertinggi di surga dimana Allah yang menanam sendiri pohonnya. Al...

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)