Postingan

Menampilkan postingan dengan label Anwar Al-Awlaki

Al-Qur’an, Keserakahan, dan Keadilan Ekonomi

Gambar
Banyak orang memahami bahwa ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Makkah terutama berbicara tentang keimanan, tauhid, hari akhir, dan penolakan terhadap penyembahan berhala. Sementara itu, aturan-aturan kehidupan dianggap baru banyak diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya keliru. Namun, apabila ayat-ayat Makkiyah dipelajari lebih dalam, akan terlihat bahwa Al-Qur’an sejak awal juga memberikan perhatian besar terhadap persoalan ekonomi, kekuasaan, kesenjangan sosial, dan keserakahan manusia. Dalam khutbahnya, Nouman Ali Khan menjelaskan bahwa kritik Al-Qur’an pada masa Makkah tidak semata-mata ditujukan kepada seluruh orang yang belum beriman. Banyak kritik tersebut secara khusus diarahkan kepada kelompok elite Quraisy, yaitu orang-orang yang memiliki kekayaan, pengaruh sosial, kekuasaan politik, atau kedudukan keagamaan. Al-Qur’an Mengkritik Elite yang Korup Sebagian besar masyarakat Makkah pada masa itu hidup dalam keadaan sed...

Hakekat kehidupan dunia

Oleh: Anwar Al-Awlaki Aisyah meriwayatkan bahwa kalau Allah menurunkan ayat perintah larangan untuk minum khamr dan berzinah pada saat-saat awal turunnya Qur'an, niscaya para sahabat akan menolak untuk melakukannya. Bagian awal Qur'an banyak bercerita tentang keimanan, tentang surga dan neraka. Setelah keimanan mereka kepada Allah kuat, maka ketika perintah pelarangan khamr tersebut diturunkan, mereka langsung mematuhinya tanpa tanya-tanya lagi. Perbandingan waktu di kehidupan dunia dengan akhirat adalah seperti membagi umur kita dengan tidak terhingga yang hasilnya adalah nol. Orang terkaya di dunia, tidak pernah bisa memiliki sebuah kota, apalagi satu planet. Rasulullah menceritakan tentang orang yang terakhir keluar dari neraka ditawari oleh Allah untuk mendapatkan bumi dan seluruh isinya. Kemudian Allah memberinya 10 kali lipatnya dan memberinya apa yang menyenangkan mata dan memuaskan hati. Ganjaran tertinggi di surga dimana Allah yang menanam sendiri pohonnya. Al...

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)