DPD PPNI Kapuas dan BAPELKES Kalteng Gelar Seminar Transformasi Profesional Tenaga Kesehatan di Era Digital

Gambar
  KUALA KAPUAS – Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia atau DPD PPNI Kabupaten Kapuas bekerja sama dengan BAPELKES Provinsi Kalimantan Tengah akan menyelenggarakan seminar bertema “Transformasi Profesional Tenaga Kesehatan di Era Digital: Sinergi Personal Branding, Literasi AI, dan Kepastian Hukum.” Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 27 Juni 2026 , mulai pukul 07.00 sampai 14.00 WIB , bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas . Seminar ini menjadi ruang penting bagi tenaga kesehatan, khususnya perawat dan profesi kesehatan lainnya, untuk memperkuat kapasitas diri dalam menghadapi perubahan zaman. Di tengah perkembangan teknologi digital, tenaga kesehatan dituntut tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga mampu membangun reputasi profesional, memahami pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), serta memiliki pemahaman hukum yang memadai dalam praktik pelayanan kesehatan. Dalam kerangka acuan kegiatan...

Hakekat kehidupan dunia

Oleh: Anwar Al-Awlaki

Aisyah meriwayatkan bahwa kalau Allah menurunkan ayat perintah larangan untuk minum khamr dan berzinah pada saat-saat awal turunnya Qur'an, niscaya para sahabat akan menolak untuk melakukannya. Bagian awal Qur'an banyak bercerita tentang keimanan, tentang surga dan neraka. Setelah keimanan mereka kepada Allah kuat, maka ketika perintah pelarangan khamr tersebut diturunkan, mereka langsung mematuhinya tanpa tanya-tanya lagi.

Perbandingan waktu di kehidupan dunia dengan akhirat adalah seperti membagi umur kita dengan tidak terhingga yang hasilnya adalah nol.

Orang terkaya di dunia, tidak pernah bisa memiliki sebuah kota, apalagi satu planet. Rasulullah menceritakan tentang orang yang terakhir keluar dari neraka ditawari oleh Allah untuk mendapatkan bumi dan seluruh isinya. Kemudian Allah memberinya 10 kali lipatnya dan memberinya apa yang menyenangkan mata dan memuaskan hati.

Ganjaran tertinggi di surga dimana Allah yang menanam sendiri pohonnya. Allah akan memberinya apa-apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, didengar oleh telinga dan tidak pernah dibayangkan oleh hati.

Hukuman teringan di neraka adalah kakinya dibakar, otaknya mendidih. Ketika ditanyakan kepadanya apakah dia mau mengorban seluruh dunia dan isinya untuk membebaskannya dari neraka, dia menyetujuinya. Allah mengatakan bahwa Dia tidak meminta sebanyak itu, dia hanya meminta hamba-Nya untuk tidak menyekutukannya.

Api neraka 70 kali lebih panas dari api di dunia.

Bagaimana orang yang tahu tentang neraka dan surga bisa tidur.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas