Postingan
Menampilkan postingan dengan label Apel Besar ASN
Momentum Awal Tahun: Apel Besar ASN Kabupaten Kapuas 2025
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Pada hari Kamis, 2 Januari 2025, Pemerintah Kabupaten Kapuas menyelenggarakan Apel Besar ASN di halaman Kantor Bupati Kapuas. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan disiplin, kinerja, dan profesionalisme ASN, sekaligus menegaskan kembali pentingnya nilai-nilai BerAKHLAK dalam budaya kerja ASN. Apel dimulai pukul 07.00 WIB dengan dihadiri oleh Pj. Bupati Kapuas, Ir. H. Darliansjah, M.Si., jajaran kepala perangkat daerah, camat, serta seluruh ASN Kabupaten Kapuas. Dalam sambutannya, Pj. Bupati menekankan pentingnya ASN untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan publik yang lebih baik dengan mengimplementasikan nilai-nilai BerAKHLAK, yakni Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Setelah apel, dilakukan penyematan pin BerAKHLAK kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas dan Camat Tamban Catur. Prosesi ini dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama yang menegaskan semangat ASN untuk menjunjung tinggi integritas, prof...
Postingan populer dari blog ini
Kamus Dayak Ngaju - Indonesia
Berikut ini adalah terjemahan dari halaman di Astronesian Basic Vocabulary Database . Nampaknya masih perlu ada koreksi untuk bahasa Dayak-nya sendiri, begitu juga dengan terjemahannya. Untuk penerjemahan menggunakan Google Translate . Koreksi bahasa dibantu oleh Dra. Hernawaty, M.Kes. Untuk koreksi dari halaman ini dapat diberikan pada komentar. Upaya penerjemahan Kamus Bahasa Dayak - Jerman sedang berlangsung, dapat dipantau pada: Kamus Dayak Ngaju - Indonesia .
Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)
Kata benda dengan awalan Jalah toh bujur. - Huma te korik. - Lewu toh hai tuntang bahalap. - Ie oloh korik. (tingkat rendah). - Danum jetoh papa. - Oloh te bujur. - Kabon korik te bahalap. - Huma toh dia hai. - Andau toh andau hai. Kalimat sederhana yang dibentuk dari kata sehari-hari Ingat: Kalimat biasanya dimulai dengan subyek , diikuti dengan predikat dan obyek . Diawal kalimat anda juga meletakkan kata yang harus ditekankan. Kemurnia suku juga penting. Tensesnya dibentuk oleh "aton", nya; "jari", sudah; "kareh," masa depan, akan, dan "akan," akan, harus, semuanya mendahului kata kerja. Seringkali tense hanya hasil dari konteks. omba, pergi bersama-sama awi , lakukan, lakukanlah dumah , datang buli , kembali ke nahuang, handak, maku, ingin imbit , itu akan dibawa gau , mencari harati , memahami Aku omba keton. Aku ikut denganmu. Omba aku , pergi dengan saya Awi te ! Lakukan itu Imbit danum ! Bawa air Bu...