Postingan

Menampilkan postingan dengan label Atabela

Ingin Memengaruhi Seseorang? Bukan Menggurui Jawabannya, Tapi Mendengarkan

Gambar
  Dalam hidup, kita seringkali ingin orang lain memahami dan menerima sudut pandang kita. Entah itu dengan pasangan, teman, atau rekan kerja. Ketika dihadapkan pada perbedaan pendapat mengenai sesuatu yang kita anggap penting, insting pertama kita biasanya adalah berusaha sekuat tenaga mempertahankan posisi kita. Kita merasa perlu untuk menjelaskan argumen kita sejelas mungkin. Namun, pernahkah Anda sadar bahwa semakin kuat Anda memegang pendapat, semakin sempit pula ruang percakapan yang ada? Diskusi yang seharusnya menjadi ajang eksplorasi ide berubah menjadi ajang saling melindungi ego. Begitu seseorang merasa diserang dan masuk ke mode bertahan, akan sangat sulit untuk mencapai kemajuan apa pun. Kekuatan dari Merasa Didengarkan Ternyata, ada cara lain yang lebih efektif. Cara tercepat untuk memengaruhi seseorang bukanlah dengan menggurui, melainkan dengan mendengarkan. Sebuah studi pada tahun 2017 oleh para peneliti Guy Itzchakov, Avraham Kluger, dan Dotan Castro membuktikan ha...

Petani Kapuas Raih Adhikarya Pangan Nusantara

Gambar
Alat tanam benih langsung (atabela) karya Pak Ajum A jum, petani dari Desa Petak Batuah (UPT Dadahup A-2), Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas  mendapatkan penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara dari wakil presiden di istana wakil presiden. B eliau menciptakan alat tanam benih langsung untuk menghemat biaya tanam.  Pak Ajum (kiri) bersalaman dengan Wakil Presiden, Budiono Piagam Penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara Penghargaan dari Gubernur Kalteng, A. Teras Narang

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas