Postingan

Menampilkan postingan dengan label Audit Maternal Perinatal

Navigating Integrity Zone Development: A Hospital's Journey

Gambar
 This storyboard chronicles the efforts of a medical services head tasked with understanding and implementing an integrity zone at RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Hospital. Over one evening, they delve into the self-assessment form required for the integrity zone's development, consulting ChatGPT for clarification on complex issues and drafting essential documents. By morning, they are ready to lead a staff assembly, outlining the steps necessary to foster a culture of integrity within the hospital. On April 17, 2024, the director of RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo assigned the head of medical services to attend a socialization meeting for the integrity zone development. Searching for foundational documents for the integrity zone at night, finding the self-assessment form. Exploring the self-assessment questions, using ChatGPT to understand the complicated parts. Asking ChatGPT for advice on: Team Decree (SK Tim Kerja), Work Plan (Rencana Kerja), Change Agents (Agen Perubahan),

Audit Maternal Neonatal di RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas

Gambar
Pada hari Jum'at, 31 Agustus 2018 bertempat di aula RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas, Kalimantan Tengah, dilaksanakan kegiatan Audit Maternal Neonatal (AMN). Kegiatan ini diikuti oleh dokter puskesmas dan bidan koordinator puskesmas, para bidan di rumah sakit serta perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, Ibu Yeris. Puskesmas yang memberikan presentasi adalah Puskesmas Barimba, Puskesmas Basarang dan Puskesmas Sei Tatas.  Narasumber untuk pertemuan ini adalah dr. Daniel Liando, Sp.OG, M.Kes, dr. Putri Elvada, Sp.A dan dr Rudi Helmansyah, Sp.OG. Ketiganya berasal dari RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo.

Audit Maternal Perinatal (AMP) 2013

Pada hari Senin-Selasa, 21-22 Oktober 2013 bertempat di Hotel Al Madani dilaksanakan kegiatan Audit Maternal Perinatal Kabupaten Kapuas 2013. Kegiatan ini diikuti oleh para bidan koordinator puskesmas se-kabupaten dan petugas PONEK RS , kepala ruangan perinatologi dan spesialis anak. Dari pertemuan ini disepakati bahwa kalau ada kematian ibu dan bayi, maka puskesmas harus menyelenggarakan kegiatan AMP. RS diharapkan bisa melaksanakan AMP tiap 3 bulan dengan mengundang dinas kesehatan.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Laki-laki adalah "qawwam" bagi perempuan