Postingan

Menampilkan postingan dengan label Bangunan

Muhammadiyah Kapuas Gelar Khitanan Massal dan Pengobatan Gratis, Puluhan Warga Terlayani

Gambar
KUALA KAPUAS – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kapuas bersama pilar-pilar gerakannya kembali menunjukkan kepedulian nyata bagi masyarakat melalui aksi bakti sosial khitanan massal dan pengobatan gratis. Kegiatan kemanusiaan yang berpusat di Komplek Perguruan Muhammadiyah, Jalan Barito, Kuala Kapuas ini dimotori oleh kolaborasi solid antara Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU), Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu), serta seluruh Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah setempat. Aksi sosial yang digelar secara gratis ini disambut antusias oleh warga sekitar yang ingin mendapatkan layanan kesehatan dan mengkhitankan anak mereka. Berkat sinergi yang kuat dari seluruh panitia dan tim medis, kegiatan berjalan dengan lancar dan tertib hingga berhasil memberikan pelayanan langsung kepada puluhan penerima manfaat. Tercatat sebanyak 18 anak berhasil mengikuti prosesi khitanan massal, sementara 37 warga lainnya mendapa...

Kendala Dalam Melestarikan Bangunan Bersejarah di Kapuas

Gambar
Rumah yang sudah rusak di Jalan Kapten Pierre Tendean, Kuala Kapuas Gambar diatas diambil di Jalan Kapten Pierre Tendean, Kuala Kapuas. Gambar diatas menunjukkan bahwa salah satu masalah dari bangunan yang terbuat dari kayu adalah kelapukan dan daya tahannya yang hanya berkisar belasan atau beberapa puluh tahun saja. Setelah itu, bangunan tersebut harus diganti kayunya. Inilah yang membuat mengapa di Kuala Kapuas ini sangat sulit untuk menemukan situs bersejarah. Rumah Betang tertua yang terletak di Desa Sei Pasah, Kecamatan Kapuas Hilir saja, hanya tinggal tiang ulinnya saja. Rumah Sakit Kuala Kapuas yang terletak di Desa Barimba, Kecamatan Kapuas hilir cuma menyisakan bangsal anak saja, sedangkan sisanya sudah rusak. Perlu upaya lebih dari pemerintah daerah bila ingin melestarikan bangunan-bangunan kuno yang ada.

Dinding Plesteran

Gambar
Bangunan dengan dinding tembok yang dibangun diatas tanah gambut atau diatas sawah umumnya menggunakan dinding plesteran. Hal ini umumnya dilakukan bila dana yang ada tidak cukup untuk membuat pondasi cakar ayam. Dinding plesteran ini biasanya dibuat pada bangunan dengan pondasi kayu ulin. Tukang harus menyiapkan anyaman bambu dan anyaman kawat yang akan digunakan sebagai kerangka luar dan kerangka dalam plesteran ini. Plesteran ini tidak tebal sehingga lebih ringan diibandingkan dengan dinding batako atau bata.

Bangunan Polres Baru Hampir Selesai

Gambar
Bangunan Polres Kapuas Baru Bangunan Polres Kapuas yang baru di Bundaran Besar, Kuala Kapuas sudah hampir selesai. Excavator sedang sibuk merapikan halaman yang dulunya merupakan rawa. Sesuai dengan harapan Bapak Bupati Kapuas, beliau ingin agar halaman Polres memiliki taman yang cukup indah, sehingga bisa dibanggakan kepada orang-orang yang melintasi Bundaran Besar. Berikut ini video excavator yang sedang merapikan halaman Polres:

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas