Mengupas Tuntas Obesitas: Bukan Sekadar Kurang Disiplin, Tapi Penyakit Medis yang Kompleks

Gambar
  Banyak orang masih percaya bahwa obesitas adalah cerminan dari kemalasan, kurangnya kemauan keras, atau pilihan gaya hidup yang buruk. Namun, anggapan tersebut keliru dan sudah ketinggalan zaman. Sejak tahun 2013, komunitas medis global, melalui American Medical Association, telah secara resmi mengakui obesitas sebagai sebuah penyakit. Ini bukan sekadar masalah berat badan, melainkan sebuah kondisi medis kronis yang kompleks dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, layaknya diabetes atau penyakit jantung. Obesitas Adalah Penyakit Multifaktorial Menurut para ahli, termasuk Dr. Victoria Buhari dari PARI's Wellness and Diabetes Center, obesitas bersifat kronis, progresif, dapat kambuh, namun bisa diobati dan bersifat multifaktorial. Artinya, kondisi ini disebabkan oleh interaksi rumit dari berbagai faktor, di antaranya: Biologis:  Faktor genetika, ketidakseimbangan hormon seperti  ghrelin  (hormon pemicu lapar) dan  leptin  (hormon pemicu kenyang), serta resist...

PDM Kapuas Gelar Pengobatan Gratis dan Sunatan Massal

 

Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kapuas melaksanakan kegiatan pengobatan gratis dan sunatan massal sebagai bentuk pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan mendapat sambutan antusias dari warga.

Dalam kegiatan tersebut, tercatat sebanyak 76 peserta mengikuti layanan pengobatan gratis, sementara 10 anak mengikuti program sunatan massal. Layanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi medis, pemberian obat-obatan, serta tindakan sunatan yang dilakukan sesuai standar medis.


Kegiatan ini didukung oleh petugas kesehatan dari berbagai disiplin ilmu, antara lain dokter, apoteker, dan perawat, yang memberikan pelayanan secara profesional dan humanis. Sinergi lintas unsur ini menjadi kekuatan utama dalam memastikan pelayanan berjalan aman dan berkualitas.

Selain MPKU PDM Kapuas sebagai penyelenggara, kegiatan ini juga melibatkan berbagai unsur persyarikatan Muhammadiyah, yaitu LazismuMuhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), serta Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) yang turut berperan aktif dalam membantu pelaksanaan kegiatan, mulai dari pendataan peserta, pendampingan anak sunat, hingga pengaturan teknis di lapangan.

Melalui kegiatan ini, Muhammadiyah Kapuas kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran persyarikatan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Komentar

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar terhadap tulisan kami!

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas