Postingan

Menampilkan postingan dengan label Batalyon

The Salahuddin Generation (Serial 2) Perang Salib Pertama: Mengapa yang Runtuh Duluan Justru Kita?

Gambar
  Dalam Episode 2, Dr. Hassan Elwan mengajukan tesis yang “menyakitkan” tetapi penting: Yerusalem tidak jatuh pertama kali karena pasukan Salib lebih kuat atau lebih banyak—melainkan karena sesuatu di internal dunia Muslim sudah runtuh terlebih dahulu. Episode ini menelusuri Perang Salib Pertama dari mobilisasi Eropa, Nicaea, Dorylaeum, Antioch, Ma‘arra, hingga pembantaian Yerusalem tahun 1099—lalu menutupnya dengan pertanyaan tajam: mengapa orang-orang yang tulus terus kalah? 1) Kekuatan Paus dan mesin mobilisasi Eropa Dr. Hassan membuka dengan menjelaskan konteks Eropa abad pertengahan: meski terpecah secara politik, ada satu figur yang sangat dominan, yakni Paus —dipandang sebagai “otoritas tertinggi” yang ditaati, bahkan oleh para penguasa. Dari sinilah Perang Salib dipantik melalui seruan Paus Urban II di Clermont: gabungan retorika agama + janji keuntungan duniawi (tanah subur, harta, “milk and honey”). Intinya: mereka tidak hanya “marah”—mereka terorganisasi . 2) ...

Baitul Muttaqin - Masjid Baru di Batalyon Kapuas

Gambar
Masjid Baitul Muttaqin di Jalan Kalimantan Komplek Batalyon Kapuas sekarang memiliki dua buah masjid. Masjid pertama terletak di komplek batalyon di Jalan Ahmad Yani, Kuala Kapuas yang bernama Masjid Nurul Huda. Masjid kedua berada di komplek batalyon yang berada di Jalan Kalimantan yang bernama Masjid Baitul Muttaqin. Masjid ini akan melayani jama'ah dari wilayah Jalan Kapten Pierre Tendean dan Jalan Ahmad Yani ujung Barat, Jalan Kalimantan dan Jalan Rajawali. Masjid ini direncanakan mulai melaksanakan Shalat Jum'at pada tanggal 26 Desember 2014. Pada hari Kamis, 18 Desember 2014 malam sudah dilakukan pembentukan kepengurusan masjid ini.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas