Postingan

Menampilkan postingan dengan label Bitcoin

The Salahuddin Generation (Ep. 7): — “Makam Nabi ﷺ Hampir Digali”: Saat Pilar Kepemimpinan Runtuh, Umat Terbelah… Lalu Disatukan oleh Ancaman yang Tak Terbayangkan

Gambar
 Ketika Nur ad-Din Zengi wafat, umat tidak hanya kehilangan seorang pemimpin—umat kehilangan paku penyangga yang menjaga persatuan. Dalam kekosongan itu, yang muncul bukan ketenangan, tetapi ketakutan, propaganda, transaksi harga diri , dan pecahnya loyalitas kota-kota Muslim. Namun episode ini menunjukkan satu ironi sejarah: ancaman paling keji justru menjadi pemantik persatuan terbesar. Sebab ketika sebuah rencana “mustahil” muncul—menggali makam Rasulullah ﷺ—dunia Islam tersadar: kalau bukan sekarang bersatu, kapan lagi? Ringkasan Per Segmen (dengan penanda waktu) 1) Wafatnya Nur ad-Din: Salahuddin Shock, Lalu Mengirim “Surat Persatuan” (0:00–3:52) Kabar wafat Nur ad-Din justru datang dari musuh. Salahuddin terguncang: Kalau benar wafat, mengapa ia tidak mendengar dari kaum Muslimin? Apakah ini rumor, tipu daya, atau tanda masalah besar? Respons Salahuddin bukan panik—tapi cepat dan terukur : ia mengirim surat ke kota-kota Syam, menekankan bahwa saat musibah jus...

Video tentang Bitcoin yang layak ditonton

Gambar
Dalam video ini, Dr. Saifedean Ammous menjelaskan tentang bagaimana nilai Bitcoin bisa lebih tinggi dari emas. Menariknya ketika membicarakan tentang energi yang digunakan untuk menambang bitcoin, beliau mengatakan bahwa dengan hampir tidak adanya tenaga manusia di sana, maka energi yang diperlukan untuk menambang Bitcoin sangat efisien. Namun ada kekhawatiran yang dimiliki oleh beliau bila penambang Bitcoin makin sedikit, maka beliau khawatir kalau terjadi kolusi diantara penambang Bitcoin tersebut.

Pengalaman menggunakan "wallet" (dompet digital)

Gambar
Beberapa tahun yang lalu, saya membuat akun di https://www.bitcoin.co.id/. Pada waktu itu verifikasi akun dilakukan dengan memfoto KTP dan foto KTP dan selfie. Sejak saat itu saya sudah memiliki "wallet" untuk Bitcoin. Setelah itu saya mencoba berbagai jenis wallet, meskipun tidak tahu apa yang bisa dikerjakan dengan wallet tersebut.  Tahun 2019 saya mulai berkenalan dengan DOCK , sebuah platform yang pada awalnya berguna untuk melakukan kredensial terhadap dokumen yang dikeluarkan oleh sebuah lembaga. Namun akhirnya pemanfaatan berkembang. Dalam perkembangannya DOCK mulai membuat mata uang kripto (cryptocurrency). Saya lalu mencari aplikasi apa yang dapat digunakan untuk membeli mata uang digital DOCK. Akhirnya saya menemukan aplikasi Binance . Proses verifikasinya juga cukup rinci untuk memastikan bahwa orang yang mendaftar ini benar-benar ada. Namun sayangnya waktu itu saya tidak berhasil untuk membeli DOCK melalui aplikasi Binance.  Pada hari Ahad, 7 Maret 2021, saya ...

Fluktuasi nilai Bitcoin

J.P. Morgan argues that a #bitcoin price of USD 50,000 - USD 100,000 is unsustainable in the near-term as #volatility prevents larger allocations relative to #gold . Simply said, at this point bitcoin quickly eats up most of your risk budget. pic.twitter.com/VKFAUaSARS — jeroen blokland (@jsblokland) January 5, 2021 Beberapa tahun yang lalu admin membeli Bitcoin seharga Rp 100.000 di www.bitcoin.co.id. Tahun lalu (2020) ketika melihat di "wallet" (dompet), nilainya tinggal Rp 50.000. Tahun ini (2021) nilainya menjadi Rp 150.000. Jadi fluktuasinya luar biasa. Itulah sebabnya perusahaan di atas berkomentar bahwa nilai Bitcoin fluktuatif, apalagi bila dibandingkan dengan emas.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas