Postingan

Menampilkan postingan dengan label Buah-buahan

The Salahuddin Generation (Serial 2) Perang Salib Pertama: Mengapa yang Runtuh Duluan Justru Kita?

Gambar
  Dalam Episode 2, Dr. Hassan Elwan mengajukan tesis yang “menyakitkan” tetapi penting: Yerusalem tidak jatuh pertama kali karena pasukan Salib lebih kuat atau lebih banyak—melainkan karena sesuatu di internal dunia Muslim sudah runtuh terlebih dahulu. Episode ini menelusuri Perang Salib Pertama dari mobilisasi Eropa, Nicaea, Dorylaeum, Antioch, Ma‘arra, hingga pembantaian Yerusalem tahun 1099—lalu menutupnya dengan pertanyaan tajam: mengapa orang-orang yang tulus terus kalah? 1) Kekuatan Paus dan mesin mobilisasi Eropa Dr. Hassan membuka dengan menjelaskan konteks Eropa abad pertengahan: meski terpecah secara politik, ada satu figur yang sangat dominan, yakni Paus —dipandang sebagai “otoritas tertinggi” yang ditaati, bahkan oleh para penguasa. Dari sinilah Perang Salib dipantik melalui seruan Paus Urban II di Clermont: gabungan retorika agama + janji keuntungan duniawi (tanah subur, harta, “milk and honey”). Intinya: mereka tidak hanya “marah”—mereka terorganisasi . 2) ...

Jeruk lokal Kapuas

Gambar
Kapuas patut berbangga memiliki berbagai jenis buah, diantaranya: Nenas Basarang Rambutan dari Palingkau, Basarang, Anjir Serapat Durian dari Basarang dan Anjir Serapat Jeruk dari Basarang Cempedak di Basarang dan Anjir Serapat Pepaya Pisang Rambai Konsumsi buah-buahan segar ini seharusnya cukup bagi warga Kapuas untuk memenuhi kebutuhan vitamin dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tidak perlu lagi mengkonsumsi vitamin dalam bentuk tablet atau sirup. Selama ini admin mengenal jeruk itu sumbernya adalah dari Marabahan. Tapi ketika disebut bahwa jeruk ini adalah jeruk lokal, bangga juga rasanya.

Berbagi Jambu Jambak (Bol) dengan kelelawar

Gambar
Jambu bol yang sudah dimakan oleh kelelawar Kuala Kapuas merupakan tempat yang kaya dengan buah-buahan. Banyaknya buah-buahan disertai dengan banyaknya kelelawar. Keberadaan bekas gigitan kelelawar pada mangga dan jambu bol menandakan bahwa buah-buahan tersebut sudah matang. Konsumsi buah-buahan oleh binatang yang biasa memakannya menunjukkan bahwa makanan tersebut layak dikonsumsi oleh manusia. Syukurlah buah-buahan yang ada di bumi Kalimantan ini sebagian besar tidak dipengaruhi oleh berbagai zat kimia.

Durian Sei Pinang

Gambar
Durian Sei Pinang Bila kita menelusuri Sungai Kapuas ke arah hulu dari Sei Hanyu ke arah Tumbang Bukoi, maka disepanjang tepi sungai kita dapat melihat pohon-pohon durian yang sangat besar dan tinggi. Dari sungai kita bisa melihat buah durian sedang bergelantungan di ketinggian. Bila musim durian sudah datang, buah durian ini akan berjatuhan dari pohonnya. Para pemilik pohon durian itu akan menanti dari kejauhan bila ada durian yang jatuh untuk diambil dan dikonsumsi sendiri atau dijual. Pohon durian yang dilihat dari Sungai Kapuas Pada musim durian saat ini, harga durian di Desa Sei Pinang, Kecamatan Mandau Talawang, Kabupaten Kapuas sangat murah, hanya sekitar Rp 2.000 - Rp 3.500 per buah, bergantung pada besar kecilnya. Meskipun demikian, seorang pembeli yang berasal dari Kuala Kapuas berkomentar, "Ini adalah durian termahal yang saya makan", mengingat mahalnya ongkos yang harus dikeluarkan untuk mencapai lokasi ini. Durian yang jatuh ada yang terbuka kulitnya,...

Berkah Kemarau

Gambar
Buah mangga yang masih kecil Bagi sebagian masyarakat, bila kemarau dimulai maka yang terpikir adalah banyaknya asap akibat pembakaran lahan oleh masyarakat. Tapi bagi petani yang menanam berbagai macam tanaman buah-buahan, musim kemarau adalah waktu bagi putik untuk berkembang menjadi buah. Bila hujan terus-menerus turun maka putik tidak bisa berkembang menjadi buah. Jadi musim kemarau ini memberikan kesempatan kepada kita untuk menikmati berbagai macam buah-buahan.

Buah-buahan di Pasar Kuala Kapuas

Gambar
Langsat Tanjung Pasar Kuala Kapuas memiliki beraneka ragam buah-buahan yang diperjualbelikan. Buah-buahan ini didatangkan dari berbagai penjuru desa di Kabupaten Kapuas dan juga dari luar daerah. Berikut ini adalah foto-foto buah-buahan yang terdapat di Pasar Kuala Kapuas, Jalan Mawar:

Pohon Rambutan belum berbunga

Gambar
Setiap awal tahun di daerah Kecamatan Pulau Petak dan Kapuas Murung biasanya diramaikan dengan buah rambutan. Tapi tahun 2011 ini, pohon rambutan belum berbunga. Hal ini diakibatkan karena tingginya curah hujan di daerah ini. Pohon-pohon rambutan ini menghiasi bagian kiri dan kanan dari jalan.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas