Tahajjud: Energi Sunyi yang Menguatkan Diri dan Masyarakat

Gambar
  Pernahkah kita merasa lelah—bukan hanya fisik, tapi juga lelah hati? Lelah menghadapi tuntutan hidup, berita buruk yang tak ada habisnya, pekerjaan yang menumpuk, dan hubungan sosial yang kadang menguras energi. Dalam situasi seperti ini, banyak orang mencari “bahan bakar” agar bisa tetap kuat, tetap baik, dan tetap memberi manfaat. Buku kecil  “Tahajjud: Fuel for the Self and Society”  menawarkan satu jawaban yang sederhana namun dalam:  tahajjud —shalat malam—sebagai  bahan bakar  yang menyalakan kembali jiwa, lalu memancar menjadi kebaikan sosial. Ketika Dunia Gelap, Ada Cahaya yang Menyala di Rumah-rumah Penulis menggambarkan pengalaman tinggal di Damaskus: menjelang malam, lampu-lampu rumah perlahan padam—orang tidur. Namun  sekitar satu jam sebelum Subuh , ada rumah-rumah yang kembali menyalakan lampu: mereka bangun untuk beribadah. Pemandangan ini membuat penulis merenung:  seandainya bumi dilihat dari langit, betapa indahnya rumah-rumah ...

Jeruk lokal Kapuas



Kapuas patut berbangga memiliki berbagai jenis buah, diantaranya:
  • Nenas Basarang
  • Rambutan dari Palingkau, Basarang, Anjir Serapat
  • Durian dari Basarang dan Anjir Serapat
  • Jeruk dari Basarang
  • Cempedak di Basarang dan Anjir Serapat
  • Pepaya
  • Pisang
  • Rambai
Konsumsi buah-buahan segar ini seharusnya cukup bagi warga Kapuas untuk memenuhi kebutuhan vitamin dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tidak perlu lagi mengkonsumsi vitamin dalam bentuk tablet atau sirup.

Selama ini admin mengenal jeruk itu sumbernya adalah dari Marabahan. Tapi ketika disebut bahwa jeruk ini adalah jeruk lokal, bangga juga rasanya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas