Postingan

Menampilkan postingan dengan label Cokelat

DPD PPNI Kapuas dan BAPELKES Kalteng Gelar Seminar Transformasi Profesional Tenaga Kesehatan di Era Digital

Gambar
  KUALA KAPUAS – Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia atau DPD PPNI Kabupaten Kapuas bekerja sama dengan BAPELKES Provinsi Kalimantan Tengah akan menyelenggarakan seminar bertema “Transformasi Profesional Tenaga Kesehatan di Era Digital: Sinergi Personal Branding, Literasi AI, dan Kepastian Hukum.” Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 27 Juni 2026 , mulai pukul 07.00 sampai 14.00 WIB , bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas . Seminar ini menjadi ruang penting bagi tenaga kesehatan, khususnya perawat dan profesi kesehatan lainnya, untuk memperkuat kapasitas diri dalam menghadapi perubahan zaman. Di tengah perkembangan teknologi digital, tenaga kesehatan dituntut tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga mampu membangun reputasi profesional, memahami pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), serta memiliki pemahaman hukum yang memadai dalam praktik pelayanan kesehatan. Dalam kerangka acuan kegiatan...

Bisnis Cokelat PMI

Gambar
Cokelat dengan bungkus PMI Sejak bulan Februari 2014, PMI Kabupaten Kapuas bekerja sama dengan Cokelat Monggo yang berpusat di Yogyakarta. Karena coklat ini adalah black chocolate , harganya cukup mahal. Harga coklatnya saja sudah Rp 2.000, ditambah pengemasan dan pengirimannya, total modalnya menjadi Rp 3.250. Harga ini tentu saja dirasa cukup mahal oleh sebagian masyarakat yang ingin menyumbang untuk PMI dengan membeli cokelat tersebut. Sebagian toko ada yang menjual cokelat ini dengan harga Rp 3.500, ada juga yang menjualnya dengan harga Rp 5.000. Hampir setahun berjalan, masih ada cokelat yang masih belum terjual.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas