Postingan

Menampilkan postingan dengan label Crusade

Islam dan Perbudakan: Memahami Sejarah, Jalan Pembebasan, dan Martabat Manusia

Gambar
  Perbudakan merupakan salah satu bagian paling kelam dalam sejarah umat manusia. Ketika mendengar istilah tersebut, banyak orang langsung membayangkan perdagangan manusia, kerja paksa, kekerasan, pemisahan keluarga, serta perlakuan kejam berdasarkan warna kulit. Gambaran itu bukan tanpa alasan. Dalam sejarah modern, perdagangan budak lintas Atlantik telah meninggalkan luka yang sangat dalam. Jutaan orang Afrika dirampas kebebasannya, dipindahkan secara paksa, dan diperlakukan sebagai barang milik. Namun, perbudakan sebenarnya telah dikenal jauh sebelum masa itu dan pernah dipraktikkan oleh hampir semua peradaban besar. Dalam ceramah berjudul The Islamic Response to Slavery , Syekh Mohammad Elshinawy dari Yaqeen Institute mengajak masyarakat memahami persoalan tersebut berdasarkan konteks sejarah. Menurutnya, pertanyaan yang perlu diajukan bukan hanya apakah perbudakan pernah ada di tengah masyarakat Muslim, tetapi juga bagaimana ajaran Islam mengatur, membatasi, dan membuka jalan ...

Perang Salib dari Perspektif Arab - Bagian 1

Film dokumenter ini mewawancarai para pakar sejarah baik dari universitas Arab maupun universitas "Barat". Film ini menggambarkan bagaimana pada awalnya perang Salib digagas justru oleh Paus. Dalam perjalanan menuju Yerusalem, pasukan Salib menaklukkan Asia Minor, Antioch dan negara-negara kecil lainnya sebelum akhirnya sampai ke Yerusalem. Di Yerusalem mereka membantai penduduknya baik yang Muslim maupun non-Muslim karena sebagian besar mereka adalah orang Arab. Penaklukkan ini memberi pelajaran berharga bagi kaum Muslimin atas perpecahan yang terjadi diantara mereka. Bila tidak bisa melihat video diatas, silahkan mengakses langsung di: http://www.aljazeera.com/news/2017/12/palestinians-ready-sacrifice-jerusalem-171207170900291.html

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)