Postingan

Menampilkan postingan dengan label Desa Kayu Bulan

BAPENA PPNI & DPD PPNI KABUPATEN KAPUAS GERAK CEPAT: BAGIKAN MASKER DAN EDUKASI MASYARAKAT TANGGULANGI DAMPAK ASAP KARHUTLA

Gambar
    KUALA KAPUAS – Menyikapi memburuknya kualitas udara akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Badan Penanggulangan Bencana (BAPENA) PPNI bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPNI Kabupaten Kapuas turun langsung ke tengah masyarakat melaksanakan kegiatan pembagian masker serta penyuluhan kesehatan pencegahan gangguan pernapasan, Sabtu, 19 September 2026.   Kegiatan ini menyasar wilayah-wilayah yang mencatat kualitas udara paling buruk, antara lain Kecamatan Selat, Sei Tatas, Melati, serta kawasan pemukiman padat lainnya. Ratusan masker telah dibagikan secara cuma-cuma kepada warga, mulai dari pedagang pasar, pelajar, hingga warga di lingkungan pemukiman.   Ketua BAPENA PPNI Kabupaten Kapuas, Muhammad Hipni, S.Kep., Ners., MH, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan respons cepat organisasi atas kondisi darurat lingkungan yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat.   “Karhutla bukan sekadar ...

Mencari Emas Di Halaman Rumah

Gambar
Seorang ibu asyik mencari emas di halaman rumahnya Ketika berkunjung ke Desa Kayu Bulan, Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas dalam rangka kegiatan supervisi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, pandangan dr. Tri Setyautami sempat tertuju pada seorang ibu yang sedang asyik menggoyang-goyangkan pasir. Ketika dr. Tri bertanya kepada ibu tersebut tentang apa yang sedang dilakukannya, ibu tersebut menjawab bahwa dia sedang mencari emas. dr. Tri kemudian bertanya lagi, apakah ada emasnya. Ibu tersebut mengiyakan. Inilah kekayaan alam bumi Kalimantan Tengah. Ibu ini mencari emas hanya dilakukan dihalaman rumahnya yang dekat dengan Sungai Kapuas. Kampung ini sepi dengan para pria karena sebagian besar mereka sedang kerja emas. Biaya hidup pun di kampung ini cukup mahal. Harga premium bisa mencapai Rp 8.000 / liter. Namun kehidupan masyarakat disini cukup makmur bila dilihat dari bangunan rumah yang mereka miliki.

Supervisi Dinas Kesehatan di Kayu Bulan

Gambar
Suasa penyuluhan demam berdarah di Desa Kayu Bulan Setelah mendapatkan laporan bahwa ada kasus demam berdarah di Desa Kayu Bulan, pada hari Rabu, 9 Agustus 2012 tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas langsung berangkat ke sana. Mereka sudah meninggalkan kota Kuala Kapuas sebelum matahari terbit. Sesampainya di sana, para petugas memberikan penyuluhan kepada warga masyarakat tentang Demam Berdarah. Selain itu juga dilakukan kegiatan pemeriksaan jentik-jentik disekitar rumah penderita demam berdarah. Pengasapan di rumah-rumah di Desa Kayu Bulan Pada radius 100 meter dari rumah penderita demam berdarah dilakukan pengasapan (fogging). Kegiatan fogging dilakukan langsung oleh petugas dari dinas kesehatan mengingat petugas kesehatan yang bertugas di desa ini adalah seorang wanita. Berpose bersama petugas kesehatan setempat Keberadaan penyakit demam berdarah di desa yang tergolong terpencil ini dimungkinkan karena tingginya mobilisasi masyarakat yang keluar dan masuk desa in...

Postingan populer dari blog ini