Postingan

Menampilkan postingan dengan label Doa

Al-Qur’an, Keserakahan, dan Keadilan Ekonomi

Gambar
Banyak orang memahami bahwa ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Makkah terutama berbicara tentang keimanan, tauhid, hari akhir, dan penolakan terhadap penyembahan berhala. Sementara itu, aturan-aturan kehidupan dianggap baru banyak diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya keliru. Namun, apabila ayat-ayat Makkiyah dipelajari lebih dalam, akan terlihat bahwa Al-Qur’an sejak awal juga memberikan perhatian besar terhadap persoalan ekonomi, kekuasaan, kesenjangan sosial, dan keserakahan manusia. Dalam khutbahnya, Nouman Ali Khan menjelaskan bahwa kritik Al-Qur’an pada masa Makkah tidak semata-mata ditujukan kepada seluruh orang yang belum beriman. Banyak kritik tersebut secara khusus diarahkan kepada kelompok elite Quraisy, yaitu orang-orang yang memiliki kekayaan, pengaruh sosial, kekuasaan politik, atau kedudukan keagamaan. Al-Qur’an Mengkritik Elite yang Korup Sebagian besar masyarakat Makkah pada masa itu hidup dalam keadaan sed...

Seni Ibadah: Panduan Memaksimalkan Malam-Malam Ramadan Anda

Gambar
  Bulan Ramadan adalah anugerah, dan malam-malamnya adalah waktu yang paling berharga untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Namun, sering kali kita bingung harus mulai dari mana. Ibadah bukan sekadar rutinitas, melainkan sebuah seni yang perlu dipelajari agar setiap detiknya terasa indah dan bermakna. Berdasarkan tulisan Dr. Ovamir Anjum dari Yaqeen Institute, ada lima langkah sederhana namun mendalam yang bisa kita tempuh untuk menguasai seni beribadah, terutama di malam-malam suci Ramadan. 1. Zikir (Mengingat Allah) Langkah pertama adalah fokus memuji Allah tanpa memikirkan hal lain. Kuncinya bukan hanya mengucap, tetapi juga merasakan. Mulai dengan yang paling dasar:  Ucapkan  Lā ilāha illā Allāh  (Tiada Tuhan selain Allah) berulang kali hingga lisan dan hati Anda menyatu dengannya. Rasakan bahwa kalimat ini adalah pondasi dari segala sesuatu. Lanjutkan dengan kalimat terbaik:  Perbanyak membaca  Subhān Allāh  (Maha Suci Allah),  Alhamdu lil...

Kisah Nabi Nuh: Pelajaran Ramadan tentang Sabar, Dakwah, dan Doa

Gambar
  Ramadan bukan sekadar bulan menahan lapar dan dahaga. Ia adalah bulan “mengisi ulang” (recharge) iman, memperbaiki cinta kepada Allah, menumbuhkan kepedulian sosial, dan menguatkan semangat kolaborasi dalam kebaikan. Dalam salah satu kajian tarhib Ramadan, Dr. K.H. Atabik Luthfi, M.A. mengajak kita meneladani Nabi Nuh ‘alaihissalam melalui pesan-pesan utama dalam Surat Nuh . Kisah Nabi Nuh bukan hanya cerita masa lalu. Ia adalah cermin bagi siapa pun yang sedang berjuang di jalan kebaikan—di rumah, di kantor, di masyarakat, bahkan di dalam perjuangan memperbaiki diri. Nabi Nuh: Rasul yang Sabar dalam Ujian Panjang Nabi Nuh dikenal sebagai nabi yang diuji dengan kesabaran luar biasa. Dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa beliau berdakwah kepada kaumnya dalam waktu yang sangat lama—hingga 950 tahun . Bayangkan, betapa panjang dan melelahkannya perjuangan itu. Dari sini kita belajar: kesabaran bukan sekadar diam , tetapi bertahan dalam ketaatan dan tetap teguh dalam kebenaran. Rama...

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)