Postingan

Menampilkan postingan dengan label GAL

The Salahuddin Generation (Ep. 7): — “Makam Nabi ﷺ Hampir Digali”: Saat Pilar Kepemimpinan Runtuh, Umat Terbelah… Lalu Disatukan oleh Ancaman yang Tak Terbayangkan

Gambar
 Ketika Nur ad-Din Zengi wafat, umat tidak hanya kehilangan seorang pemimpin—umat kehilangan paku penyangga yang menjaga persatuan. Dalam kekosongan itu, yang muncul bukan ketenangan, tetapi ketakutan, propaganda, transaksi harga diri , dan pecahnya loyalitas kota-kota Muslim. Namun episode ini menunjukkan satu ironi sejarah: ancaman paling keji justru menjadi pemantik persatuan terbesar. Sebab ketika sebuah rencana “mustahil” muncul—menggali makam Rasulullah ﷺ—dunia Islam tersadar: kalau bukan sekarang bersatu, kapan lagi? Ringkasan Per Segmen (dengan penanda waktu) 1) Wafatnya Nur ad-Din: Salahuddin Shock, Lalu Mengirim “Surat Persatuan” (0:00–3:52) Kabar wafat Nur ad-Din justru datang dari musuh. Salahuddin terguncang: Kalau benar wafat, mengapa ia tidak mendengar dari kaum Muslimin? Apakah ini rumor, tipu daya, atau tanda masalah besar? Respons Salahuddin bukan panik—tapi cepat dan terukur : ia mengirim surat ke kota-kota Syam, menekankan bahwa saat musibah jus...

Kisruh Bagi Hasil Plasma PT. Globalindo Agung Lestari (GAL)

Gambar
Kebun plasma masyarakat yang diportal ( Courtesy of Husni )  Pada hari Sabtu, 28 Desember 2013 pihak manajemen PT. Globalindo Agung Lestari (PT. GAL) mengadakan rapat dengan peserta plasma. Warga mengeluhkan mengenai belum diterima hasil dari pembagian kebun plasma. Dalam perjanjiannya pihak perusahaan berjanji dalam waktu 48 bulan sudah ada bagi hasil, sedangkan saat ini sudah berjalan 5 tahun (60 bulan) namun belum ada bagi hasilnya. Kebun plasma masyarakat yang diportal ( Courtesy of Husni ) Informasi Kapuas belum mendapatkan informasi mengenai penyebab dari belum adanya bagi hasil plasma dari pihak perusahaan. Perusahaan minta waktu 30 hari dan mengharapkan adanya mediasi dari pihak pemerintah daerah antara manajemen, koperasi dan peserta plasma. Warga Dadahup tergabung dalam Koperasi Global Mitra Sejati. Akibat belum jelasnya pembagian hasil kebun plasma ini, warga memasang portal di seluruh kebun plasma. Tentu saja hal ini mengakibatkan warga yang menjadi buruh di...

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas