Postingan

Menampilkan postingan dengan label Google Ad Grants

The Salahuddin Generation (Ep. 4): Nur ad-Din Menyatukan Syam—Dari “Dawla” ke “Din”

Gambar
  Setiap kali ada sosok baik yang mulai mengangkat panji perbaikan, ia dibunuh—sering di hari Jumat, di ruang publik, agar ketakutan menyebar cepat. Umat pun seperti kembali ke “titik nol”. Episode 4 ini menunjukkan titik balik: harapan yang sempat runtuh, lalu bangkit lagi —melalui Imad ad-Din Zengi, dan lebih besar lagi melalui putranya: Nur ad-Din Mahmud Zengi , penguasa yang dibesarkan oleh ulama. 1) Pola Teror: Pembunuhan Jumat untuk Menguasai Psikologi Umat Episode dibuka dengan pengingat pola para pembunuh (assassins): mereka memilih masjid dan Jumat karena itu “panggung” paling efektif di era tanpa media massa. Tujuannya bukan hanya menghilangkan tokoh, tetapi membunuh harapan . Namun sejarah mengajarkan: harapan yang ditanam dalam iman dan kerja sistematis tidak mudah dipadamkan. 2) Imad ad-Din Zengi: Dua Kunci—Persatuan dan Keadilan Ketika Zengi naik, ia membawa dua misi utama: Persatuan : musuh yang solid tidak bisa dilawan oleh umat yang tercerai-berai. Keadi...

PMI Kapuas baru gunakan 24% dari 132 juta dana iklan yang tersedia

Gambar
Pada bulan Juli 2016, PMI Kabupaten Kapuas baru bisa memanfaatkan dana Google Ad Grants sebanyak Rp 31.876.000 dari Rp 132.587.000 yang disediakan. Sebenarnya nilai ini mengalami kenaikan dari bulan sebelumnya yang hanya bisa memanfaatkan sekitar 20-an juta saja. Kenaikan pada bulan Juli dibantu oleh banyaknya tulisan yang dimuat dalam situs http://pmikapuas.org tentang Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) PMR Nasional VIII Tahun 2016 yang dilaksanakan di Bumi Perkemahan Tonasa 1, Kelurahan Tonasa, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas