Postingan

Menampilkan postingan dengan label Google Ad Grants

The Salahuddin Generation (Ep. 6): Revolusi Salahuddin Dimulai—Reformasi yang Lebih Sulit dari Penaklukan

Gambar
  Episode 6 menandai babak baru: Salahuddin (Yusuf) akhirnya memegang kendali Mesir. Tetapi pesan utama video ini tegas: “mengambil kekuasaan itu sulit—namun membangun perubahan jauh lebih sulit.” Sebab setelah kemenangan, musuh tidak hilang; ia hanya berganti wujud: sistem lama, loyalitas lama, dan musuh tak terlihat. Di episode ini, narasi bergerak dari medan perang ke medan yang lebih rumit: reformasi hati, reformasi institusi, dan reformasi peradaban. 1) Awal yang Tidak Sempurna: “Dosa Besar” di Masa Muda, Tapi Pintu Taubat Terbuka (00:00–04:56) Di pembuka, Dr. Hassan Elwan mengingatkan satu hal yang menumbuhkan harapan: Salahuddin tidak langsung “lahir sebagai wali”. Ia pernah hidup nyaman, bahkan disebut pernah tergelincir (di antaranya kebiasaan buruk seperti minum). Namun justru ini yang ditekankan: orang besar sering punya awal yang biasa-biasa saja—atau bahkan buruk—lalu berubah total karena taubat dan lingkungan yang benar. Kuncinya ada pada kalimat yang menohok...

PMI Kapuas baru gunakan 24% dari 132 juta dana iklan yang tersedia

Gambar
Pada bulan Juli 2016, PMI Kabupaten Kapuas baru bisa memanfaatkan dana Google Ad Grants sebanyak Rp 31.876.000 dari Rp 132.587.000 yang disediakan. Sebenarnya nilai ini mengalami kenaikan dari bulan sebelumnya yang hanya bisa memanfaatkan sekitar 20-an juta saja. Kenaikan pada bulan Juli dibantu oleh banyaknya tulisan yang dimuat dalam situs http://pmikapuas.org tentang Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) PMR Nasional VIII Tahun 2016 yang dilaksanakan di Bumi Perkemahan Tonasa 1, Kelurahan Tonasa, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas