Postingan

Menampilkan postingan dengan label Guru Sekumpul

Memahami Hadis tentang Perempuan Penghuni Neraka: Pentingnya Membaca Konteks

Gambar
Hadis yang menyebut perempuan sebagai mayoritas penghuni neraka sering menimbulkan pertanyaan. Apalagi, dalam riwayat yang sama, terdapat ungkapan yang lazim diterjemahkan sebagai “kurang akal dan agama”. Jika dibaca sepintas, ungkapan tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Bagaimana memahami hadis ini secara lebih utuh? Dalam program Real Talk dari Yaqeen Institute, Dr. Tesneem Alkiek bersama pembawa acara Cadar Mohamud membahas pertanyaan tersebut. Alkiek menekankan pentingnya memperhatikan konteks hadis, penjelasan yang menyertainya, serta kedudukan perempuan dalam tradisi keilmuan Islam. Pembahasan itu mengajak kita untuk memahami pesan hadis dengan cermat, sekaligus menghindari penggunaannya untuk merendahkan orang lain. Nasihat yang Disertai Jalan Perbaikan Hadis yang dibahas menceritakan Nabi Muhammad saw. mendatangi kelompok perempuan pada hari raya. Beliau mengajak mereka bersedekah dan menyampaikan peringatan tentang neraka. Ketika ...

Syair tentang Guru Sekumpul dibacakan oleh Guru Dayat

Gambar
Syair ini dibacakan pada acara Haul Guru Sekumpul dan Peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan pada hari Rabu, 17 Februari 2021 di Langgar Al-Inayah, Jalan Kapten Pierre Tendean Gg. 9,5 Kuala Kapuas, Kalimantan Tengah.

Semangat para jemaah Haul Abah Sekumpul 2018

Gambar
Pada hari Ahad, 25 Maret 2018, admin menuju ke Bandara Syamsudin Noor. Di perjalanan, admin menemui banyak jemaah yang menuju Haul Abah Sekumpul di Martapura, Kalimantan Selatan. Saat melintasi mushola sebelum Jembatan Barito, mobil-mobil yang membawa jemaah sedang istirahat. Menjelang perempatan Handil Bakti, malah sempat terjadi kemacetan. Jemaah Haul Abah Sekumpul datang dari berbagai tempat dengan mengendarai motor dan mobil. Untuk yang naik motor, umumnya mereka konvoi. Kalau konvoi tersebut beristirahat, maka kita akan melihat kumpulan sepeda motor sedang parkir di sebuah warung. Apalagi ketika hujan sedang deras, bahkan ada konvoi yang berteduh di rumah kosong. Pengendara sepeda umumnya tidak sendiri. Biasanya suami istri atau memboncengi teman. Ada juga yang membawa anaknya. Mobil yang digunakan bukan cuma kendaraan pribadi, bahkan angkot, elf dan pick-up juga digunakan untuk membawa jemaah.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"