Postingan

Menampilkan postingan dengan label Hasan Al-Banna

Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Belajar dari BJ Fogg: Seni Mengenal Peserta Sebelum Mengajar

Gambar
Gambar ilustratif seorang pemimpin (pria) yang sedang menyapa hangat anggota timnya satu per satu di sebuah ruangan rapat. Terlihat ekspresi ramah, penuh perhatian, dan suasana saling menghargai. Beberapa waktu lalu, saya menerima sebuah email dari Dr. BJ Fogg, seorang pakar perilaku yang dikenal luas dan mengajar di Stanford University. Dalam email tersebut, ia berbagi praktik sederhana namun sangat berdampak: mengenal setiap peserta sebelum proses belajar dimulai. Ia memulai dengan kisah tahun 1981, saat ia masih mengawali karier mengajarnya. Ketika itu, sesi perkenalan masih bersifat umum dan standar — nama dan sedikit fakta unik. Namun seiring waktu, ia merasa pendekatan tersebut kurang bermakna. Ia pun mengubah pendekatannya secara drastis. Kini, bahkan sebelum kelas dimulai, ia telah mempelajari latar belakang para peserta melalui formulir, profil LinkedIn, atau situs pribadi mereka. Tak berhenti di situ, ia juga mengatur sesi Zoom 15 menit atau pertemuan kelompok sehari sebelum...

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"