Postingan

Menampilkan postingan dengan label Himpaudi

The Salahuddin Generation (Ep. 9) — One Sultan vs. All of Europe - Saat Kemenangan Justru Mengundang Perang Baru

Gambar
  Kita sering mengira kemenangan adalah garis finish. Padahal dalam banyak perjuangan—dakwah, kepemimpinan, bahkan perubahan diri—kemenangan justru mengundang babak berikutnya: serangan balik . Episode ini menunjukkan satu prinsip besar yang jarang disadari: “Victory does not end wars. It invites them.” Kemenangan tidak otomatis mengakhiri perang—ia sering memanggil perang yang lebih besar . Setelah Yerusalem dibebaskan, umat bergembira. Namun Salahuddin membaca kenyataan yang pahit: musuh belum habis—yang baru mulai adalah perang sesungguhnya. 1) Prinsip Serangan Balik: Setelah Menang, Musuh Tidak Diam Salahuddin memahami, tentara Salib di Syam bukan berdiri sendiri. Mereka punya “suplai superpower”: Eropa —yang bisa mengirim pasukan, senjata, logistik, mesin pengepungan, dan kapal-kapal perang kapan saja. Maka kemenangan besar atas pasukan Salib lokal bukan akhir cerita. Itu adalah pemicu : Eropa akan tersentak, harga diri mereka terpukul, dan mereka akan mengir...

Himpaudi Kapuas Mantapkan Kurikulum 2013

Gambar
Ibu Pepi (Ketua Himpaudi Kapuas) sedang memberikan sambutan Pada hari Selasa-Kamis, 8-10 September 2015 bertempat di Gedung Wanita Lawang Kameloh, Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kabupaten Kapuas menyelenggarakan Kegiatan Pengembangan dan Pemantapan Kurikulum 2013 Menuju Lembaga Berkualitas dan Siap Diakreditasi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Kapuas. Kegiatan ini dibuka oleh Bunda PAUD Kabupaten Kapuas, Ibu Ary Egahni, SH dan pemateri berasal dari Himpaudi Kalimantan Tengah. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari PAUD, Kelompok Belajar, TPQ, Sekolah Hari Minggu dan TK.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas