Postingan

Menampilkan postingan dengan label Ibnu Rajab

The Salahuddin Generation (Ep. 7): — “Makam Nabi ﷺ Hampir Digali”: Saat Pilar Kepemimpinan Runtuh, Umat Terbelah… Lalu Disatukan oleh Ancaman yang Tak Terbayangkan

Gambar
 Ketika Nur ad-Din Zengi wafat, umat tidak hanya kehilangan seorang pemimpin—umat kehilangan paku penyangga yang menjaga persatuan. Dalam kekosongan itu, yang muncul bukan ketenangan, tetapi ketakutan, propaganda, transaksi harga diri , dan pecahnya loyalitas kota-kota Muslim. Namun episode ini menunjukkan satu ironi sejarah: ancaman paling keji justru menjadi pemantik persatuan terbesar. Sebab ketika sebuah rencana “mustahil” muncul—menggali makam Rasulullah ﷺ—dunia Islam tersadar: kalau bukan sekarang bersatu, kapan lagi? Ringkasan Per Segmen (dengan penanda waktu) 1) Wafatnya Nur ad-Din: Salahuddin Shock, Lalu Mengirim “Surat Persatuan” (0:00–3:52) Kabar wafat Nur ad-Din justru datang dari musuh. Salahuddin terguncang: Kalau benar wafat, mengapa ia tidak mendengar dari kaum Muslimin? Apakah ini rumor, tipu daya, atau tanda masalah besar? Respons Salahuddin bukan panik—tapi cepat dan terukur : ia mengirim surat ke kota-kota Syam, menekankan bahwa saat musibah jus...

Hadits ke-8 Arba'in Nawawi (Jami' al-Ulum wal-Hikam)

Oleh: Imam Ibnu Rajab Dari Ibnu Umar r.a., Rasulullah SAW bersabda, "Aku telah diperintahkan untuk memerangi manusia sampai mereka bersaksi bahwa tidak ada yang layak disembah selain Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah, menegakkan shalat, dan menunaikan zakat. Kemudian jika mereka mengerjakan hal yang demikian, maka darah dan kekayaan mereka akan dilindungi dari aku, kecuali sesuai dengan hak Islam. Dan perhitungan mereka akan dengan Allah ta'ala. (H.R. Bukhari dan Muslim) Kehidupan dan harta seseorang tidak bisa diganggu gugat "Darah dan harta mereka akan dilindungi dari aku" Hal ini mengindikasikan bahwa pada waktu mengucapkan ini, Rasulullah diperintahkan untuk memerangi dan membunuh siapapun yang menolak Islam. Hal ini terjadi sesudah beliau hijrah ke Madinah. Sudah diketahui bahwa Rasulullah akan menerima siapapun yang datang kepadanya untuk masuk Islam, dengan mengucapkan dua kalimat syahadat. Hal ini saja sudah cukup untuk membuat darahny...

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas