Postingan

Menampilkan postingan dengan label Keselamatan Pasien

Tahajjud: Energi Sunyi yang Menguatkan Diri dan Masyarakat

Gambar
  Pernahkah kita merasa lelah—bukan hanya fisik, tapi juga lelah hati? Lelah menghadapi tuntutan hidup, berita buruk yang tak ada habisnya, pekerjaan yang menumpuk, dan hubungan sosial yang kadang menguras energi. Dalam situasi seperti ini, banyak orang mencari “bahan bakar” agar bisa tetap kuat, tetap baik, dan tetap memberi manfaat. Buku kecil  “Tahajjud: Fuel for the Self and Society”  menawarkan satu jawaban yang sederhana namun dalam:  tahajjud —shalat malam—sebagai  bahan bakar  yang menyalakan kembali jiwa, lalu memancar menjadi kebaikan sosial. Ketika Dunia Gelap, Ada Cahaya yang Menyala di Rumah-rumah Penulis menggambarkan pengalaman tinggal di Damaskus: menjelang malam, lampu-lampu rumah perlahan padam—orang tidur. Namun  sekitar satu jam sebelum Subuh , ada rumah-rumah yang kembali menyalakan lampu: mereka bangun untuk beribadah. Pemandangan ini membuat penulis merenung:  seandainya bumi dilihat dari langit, betapa indahnya rumah-rumah ...

Kapuas Lebih Aman: Saat Pasien dan Keluarga Jadi “Mitra” Keselamatan Pelayanan Kesehatan

Gambar
  Kalau mendengar kata keselamatan pasien , banyak orang membayangkan urusan rumah sakit saja—alat canggih, dokter spesialis, ruang operasi. Padahal, keselamatan pasien dimulai dari hal yang paling dekat dengan kita: komunikasi yang jelas, obat diminum dengan benar, kebiasaan cuci tangan, dan keputusan berobat yang dipahami pasien serta keluarganya. WHO melalui Global Patient Safety Action Plan 2021–2030 menegaskan visi dunia “tidak ada yang dirugikan dalam pelayanan kesehatan” dan salah satu prinsip utamanya adalah melibatkan pasien dan keluarga sebagai mitra dalam perawatan yang aman .  Lebih jauh, WHO menekankan bahwa layanan kesehatan itu “diproduksi bersama” antara tenaga kesehatan dan pengguna layanan; karena itu keselamatan akan lebih mudah dicapai bila pasien terinformasi, dilibatkan, dan diperlakukan sebagai partner penuh , mulai dari kebijakan hingga keputusan di titik layanan ( shared decision-making ).  Di Kabupaten Kapuas—dengan wilayah yang luas, banyak des...

Berbuat salah adalah salah satu sifat manusia - Keselamatan Pasien

Judul Film Dokumenter ini: To Err is Human Judul film ini diambil dari judul buku dengan judul yang sama: To Err is Human .   Film ini bercerita tentang sejarah dari keselamatan pasien. Kisah diawali oleh cerita dari Sheridan bagaimana anaknya yang ketika mengalami kuning pada seluruh tubuhnya, dibilang tidak apa-apa oleh petugas kesehatan, namun berakhir dengan terjadinya kecacatan pada anaknya. Film ini mengingatkan kepada petugas kesehatan bahwa mereka harus mengupayakan agar lapisan pelayanan kesehatan dapat mencegah terjadinya kesalahan sehingga tidak menyebabkan terjadinya bahaya dengan pasien. Salah satu alat yang diungkapkan dalam film ini adalah TeamSTEPPS ( Team S trategy and T ools to E nhanced P erformance and P atient S afety). Alat ini pernah diajarkan di RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas dan RS Sardjito.

Mendorong budaya keselamatan pasien di unit hemodialisa

Gambar
Agency for Healthcare Research and Quality (AHRQ) kembali mengeluarkan video-video yang berkaitan dengan keselamatan pasien. Video-video diatas menunjukkan kegiatan yang merusak dan mendorong keselamatan pasien. Kita lihat bagaimana sebaiknya mengingatkan petugas terhadap kesalahannya tidak dilakukan di depan pasien.  Sebagai rekan kerja, kita diharapkan bisa membantu teman kita yang sedang sibuk dengan pekerjaan lain. Selain itu para manajer juga diharapkan bisa memahami kesibukan yang sedang dihadapi oleh petugas lapangan. Kesemuanya ini sangat berperan dalam keselamatan pasien.

10 masalah kesehatan pasien utama tahun 2017 - ECRI

Manajemen informasi di rekam medik elektronik Perburukan pasien yang tidak terawasi Pelaksanaan dan penggunakan dukungan keputusan klinis Pelaporan dan tindak lanjut hasil pemeriksaan Program Pengendalian Resistensi Antibiotika Identifikasi pasien Pemberian dan pengawasan opioid pada pelayanan akut Masalah perilaku kesehatan pada kondisi non-perilaku-kesehatan Penanganan antikoagulan oral baru Sistem atau proses organisasi yang tidak adekut untuk memperbaiki keamanan dan kualitas. Dalam buku diatas, ECRI memberikan tautan-tautan yang bermanfaat dalam menangani masalah keselamatan pasien yang mungkin terjadi di pelayanan kesehatan yang kita miliki.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas