Postingan

Menampilkan postingan dengan label Khazanaturrahmah

Dicintai Saja Tidak Cukup, Kita Juga Perlu Merasa Dikenal

Gambar
  Banyak orang ingin dicintai. Namun, ada pertanyaan yang sering luput kita renungkan: bagaimana mungkin kita merasa benar-benar dicintai, kalau kita tidak merasa benar-benar dikenal? Pertanyaan ini menjadi inti tulisan Sonja Lyubomirsky dan Harry Reis dalam artikel How Can We Feel Loved If We Don’t Feel Known? yang dimuat di Behavioral Scientist. Keduanya adalah peneliti yang mendalami kebahagiaan dan hubungan antarmanusia. Mereka menjelaskan bahwa salah satu faktor besar yang membuat seseorang bahagia bukan sekadar memiliki banyak hal, tampak sukses, atau dikagumi banyak orang, melainkan merasa dicintai secara tulus . Namun, merasa dicintai ternyata tidak selalu mudah. Banyak orang sebenarnya memiliki keluarga, pasangan, sahabat, atau lingkungan yang peduli, tetapi tetap merasa kesepian, tidak dipahami, atau kurang dihargai. Menurut Lyubomirsky dan Reis, masalahnya sering kali bukan karena tidak ada cinta, melainkan karena cara kita memahami cinta kadang keliru. Dicintai Buk...

Pengukuhan PMR Madya dan Wira Madrasah Khazanaturrahmah 2017

Gambar
Anggota PMR Madya dan Wira di Langgar Khazanaturrahmah Pada hari Sabtu, 14 Oktober 2017 bertempat di Madrasah Khazanaturrahmah dimulai kegiatan Pengukuhan Palang Merah Remaja Tingkat Madya dan Wira. Setelah kegiatan pembukaan di halaman sekolah dilaksanakan shalat Ashar berjama'ah di langgar sekolah. Setelah itu dimulai materi tentang Sejarah Palang Merah yang dilaksanakan di langgar tersebut. Menurut Bapak Rahmad Fauzan Akhyari, S.Pd.I (Pembina PMR) kegiatan ini merupakan kegiatan ketiga sejak tahun 2015. Kegiatan ini dibantu oleh dua orang anggota Korps Sukarela (KSR) yaitu Bapak Putra dan Bapak Yamin.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas