Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kuala Kurun

Al-Qur’an, Keserakahan, dan Keadilan Ekonomi

Gambar
Banyak orang memahami bahwa ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Makkah terutama berbicara tentang keimanan, tauhid, hari akhir, dan penolakan terhadap penyembahan berhala. Sementara itu, aturan-aturan kehidupan dianggap baru banyak diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya keliru. Namun, apabila ayat-ayat Makkiyah dipelajari lebih dalam, akan terlihat bahwa Al-Qur’an sejak awal juga memberikan perhatian besar terhadap persoalan ekonomi, kekuasaan, kesenjangan sosial, dan keserakahan manusia. Dalam khutbahnya, Nouman Ali Khan menjelaskan bahwa kritik Al-Qur’an pada masa Makkah tidak semata-mata ditujukan kepada seluruh orang yang belum beriman. Banyak kritik tersebut secara khusus diarahkan kepada kelompok elite Quraisy, yaitu orang-orang yang memiliki kekayaan, pengaruh sosial, kekuasaan politik, atau kedudukan keagamaan. Al-Qur’an Mengkritik Elite yang Korup Sebagian besar masyarakat Makkah pada masa itu hidup dalam keadaan sed...

Rute yang "memabukkan"

Gambar
Jalan diantara Kuala Kurun dan Sei Hanyu sering membuat mabuk para penumpang kendaraan roda empat. Bahkan ada diantara mereka yang bila menempuh rute ini mempersiapkan diri dengan jalan minum obat anti mabuk setengah jam sebelumnya. Informasi yang sama juga admin peroleh dari para penumpang yang duduk di tengah mobil, mereka mengeluhkan mabuk perjalanan ketika menempuh rute ini. Bagi mereka yang duduk di depan lebih bisa mengendalikan apa yang akan terjadi dengan mobil tersebut sehingga dapat mengantisipasinya. Video diatas sebenarnya merupakan perjalanan dari PT. Dwi Warna Karya ke pertengahan jalan antara Sei Hanyu dan Kuala Kurun yang ditempuh pada hari Rabu, 30 November 2016 menggunakan "four wheel drive (4WD)" - mobil dengan gigi gardan.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)