Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kursus

The Salahuddin Generation (Ep. 7): — “Makam Nabi ﷺ Hampir Digali”: Saat Pilar Kepemimpinan Runtuh, Umat Terbelah… Lalu Disatukan oleh Ancaman yang Tak Terbayangkan

Gambar
 Ketika Nur ad-Din Zengi wafat, umat tidak hanya kehilangan seorang pemimpin—umat kehilangan paku penyangga yang menjaga persatuan. Dalam kekosongan itu, yang muncul bukan ketenangan, tetapi ketakutan, propaganda, transaksi harga diri , dan pecahnya loyalitas kota-kota Muslim. Namun episode ini menunjukkan satu ironi sejarah: ancaman paling keji justru menjadi pemantik persatuan terbesar. Sebab ketika sebuah rencana “mustahil” muncul—menggali makam Rasulullah ﷺ—dunia Islam tersadar: kalau bukan sekarang bersatu, kapan lagi? Ringkasan Per Segmen (dengan penanda waktu) 1) Wafatnya Nur ad-Din: Salahuddin Shock, Lalu Mengirim “Surat Persatuan” (0:00–3:52) Kabar wafat Nur ad-Din justru datang dari musuh. Salahuddin terguncang: Kalau benar wafat, mengapa ia tidak mendengar dari kaum Muslimin? Apakah ini rumor, tipu daya, atau tanda masalah besar? Respons Salahuddin bukan panik—tapi cepat dan terukur : ia mengirim surat ke kota-kota Syam, menekankan bahwa saat musibah jus...

Membenarkan Konsep Yang Salah Tentang Harta

Oleh:  Muhammad AlShareef Allah memerintahkan kita berdo'a: Rabbana aatina fiddunya hasanah wa fil akhirati hasanah waqina adzabannar ( Dan di antara mereka ada orang yang berdoa: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka) QS. Al Baqarah, 2: 201 . Jadi tidak masalah bila kita berdo'a untuk kebaikan kita di dunia, termasuk meminta kekayaan. Bagi orang-orang yang bertakwa Allah justru memberikan keberkahan kepada mereka:    Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari  langit dan bumi ... (Q.S. Al A'raaf, 7: 96) Sahabat datang kepada Rasulullah, kemudian diberi harta. Sahabat tidak mau. Rasulullah mengatakan bahwa harta yang baik adalah yang berada di tangan orang yang baik. Apakah kekayaan akan mengarahkan orang pada neraka? Tidak. Karena harta membuat Utsman masuk surga. Harta adalah tes dalam kehidupan. Sahabat yang...

Kelas Bahasa Inggris di RSUD

Gambar
Suasana English Class di RSUD ( With courtesy from RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo ) Setiap hari, setelah selesai melayani pasien di Poliklinik, dr. Vika menyediakan waktu untuk membimbing teman-teman di rumah sakit untuk bersama-sama berbincang dalam bahasa Inggris. English Class ini diikuti oleh para staf rumah sakit yang memiliki keinginan untuk dapat berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Kelas bahasa Inggris ini diselenggarakan di ruang aula rumah sakit. Jadi sekarang RSBI tidak hanya bisa diterjemahkan dengan Rencana Sekolah Berbasis Internasional, tapi juga bisa diterjemahkan dengan Rumah Sakit Berbasis Internasional. Semangat ini patut mendapatkan dukungan, mengingat saat ini investasi asing di Kabupaten Kapuas sudah sangat banyak, terutama dari para investor dari Cina. Pada masa-masa yang akan datang, kemampuan bahasa Inggris ini akan menjadi sebuah tuntutan yang tidak dapat dielakkan bila kita ingin Go International.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas