Menghargai Kekayaan Alam yang Sering Kita Lupakan

Gambar
Semak-semak di Jalan Jendral Sudirman, Kuala Kapuas Di tengah upaya kota-kota besar di seluruh dunia untuk menghijaukan kembali ruang-ruang mereka, kita yang hidup di tempat-tempat kaya akan alam seperti Kalimantan sering kali lupa bahwa apa yang kita miliki adalah sesuatu yang begitu berharga. Ketika kita melihat vegetasi liar dan keanekaragaman tumbuhan di sekitar kita, mungkin terlintas keinginan untuk “merapikan” atau mengubahnya menjadi lebih teratur. Namun, justru di sinilah letak keistimewaan yang sering dirindukan oleh mereka yang tinggal di kota-kota besar. Di kota besar, orang-orang berjuang untuk menanam pohon dan mengembalikan sedikit nuansa hijau yang hilang. Sementara di Kalimantan, kita sudah dikelilingi oleh kekayaan alam ini setiap hari. Tantangannya adalah bagaimana kita bisa melihat ini sebagai aset yang harus dijaga, bukan dihilangkan. Dengan menyadari bahwa setiap semak dan pohon liar adalah bagian dari ekosistem yang seimbang, kita bisa belajar untuk lebih meng...

Membenarkan Konsep Yang Salah Tentang Harta


Oleh: Muhammad AlShareef
  1. Allah memerintahkan kita berdo'a: Rabbana aatina fiddunya hasanah wa fil akhirati hasanah waqina adzabannar (Dan di antara mereka ada orang yang berdoa: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka) QS. Al Baqarah, 2: 201. Jadi tidak masalah bila kita berdo'a untuk kebaikan kita di dunia, termasuk meminta kekayaan.
  2. Bagi orang-orang yang bertakwa Allah justru memberikan keberkahan kepada mereka:  Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi ... (Q.S. Al A'raaf, 7: 96)
  3. Sahabat datang kepada Rasulullah, kemudian diberi harta. Sahabat tidak mau. Rasulullah mengatakan bahwa harta yang baik adalah yang berada di tangan orang yang baik.
  4. Apakah kekayaan akan mengarahkan orang pada neraka? Tidak. Karena harta membuat Utsman masuk surga.
  5. Harta adalah tes dalam kehidupan. Sahabat yang miskin mengeluh kepada Rasulullah tentang para sahabat yang kaya: Orang kaya, mereka shalat sebagaimana kami shalat, mereka puasa sebagaimana kami puasa, tapi mereka bisa memberikan sedekah yang tidak bisa kami lakukan ... Rasulullah membekali mereka dengan amal-amal yang setara dengan itu.
  6. Apakah harta akan membawa orang ke surga? Tidak selalu, bagi Qarun harta membawanya ke neraka. Hati yang berpengaruh.
  7. Najasyi, meskipun dia sangat kaya, dia menyerahkan diri kepada Allah SWT. Rasulullah menyolatkan beliau secara ghaib ketika meninggal. Tidak ada masalah antara kekuasaan, kekayaan dan keislaman.
  8. Orang miskin masuk surga duluan. Harta tidak membawa ke surga atau ke neraka. Siapa saja berhak masuk neraka. Mertua (Abu Bakar), Istri (Khadijah), menantu (Utsman) Rasulullah, semuanya kaya.
  9. Umar sangat kaya, tapi dia tidak menggunakan hartanya untuk kemewahan. Dia menggunakannya di jalan Allah
  10. Kita harus menjadi teladan dalam memiliki kekayaan dalam kehidupan dunia dan akhirat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas