Postingan

Menampilkan postingan dengan label Lingkungan Hidup

Keamanan Pangan: Dimulai dari Dapur, Dijaga oleh Kita Semua

Gambar
  Makanan adalah kebutuhan paling dasar manusia. Setiap hari kita makan untuk mendapatkan energi, tumbuh, bekerja, belajar, dan menjaga kesehatan. Namun, makanan yang tampak enak dan mengenyangkan belum tentu aman. Bila makanan tercemar bakteri, virus, parasit, atau bahan kimia berbahaya, makanan tersebut justru dapat menjadi sumber penyakit. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengingatkan bahwa keamanan pangan, gizi, dan ketahanan pangan saling berkaitan erat. Artinya, makanan yang cukup saja belum cukup. Makanan juga harus bergizi dan aman dikonsumsi. Tanpa keamanan pangan, makanan dapat menyebabkan diare, keracunan, gangguan kesehatan jangka panjang, bahkan kematian. WHO memperkirakan sekitar 866 juta orang di dunia jatuh sakit setiap tahun setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi, dan 1,52 juta orang meninggal dunia akibat masalah tersebut. Anak-anak di bawah usia lima tahun termasuk kelompok yang paling rentan. Mengapa Keamanan Pangan Penting? Keamanan pangan berar...

Menghargai Kekayaan Alam yang Sering Kita Lupakan

Gambar
Semak-semak di Jalan Jendral Sudirman, Kuala Kapuas Di tengah upaya kota-kota besar di seluruh dunia untuk menghijaukan kembali ruang-ruang mereka, kita yang hidup di tempat-tempat kaya akan alam seperti Kalimantan sering kali lupa bahwa apa yang kita miliki adalah sesuatu yang begitu berharga. Ketika kita melihat vegetasi liar dan keanekaragaman tumbuhan di sekitar kita, mungkin terlintas keinginan untuk “merapikan” atau mengubahnya menjadi lebih teratur. Namun, justru di sinilah letak keistimewaan yang sering dirindukan oleh mereka yang tinggal di kota-kota besar. Di kota besar, orang-orang berjuang untuk menanam pohon dan mengembalikan sedikit nuansa hijau yang hilang. Sementara di Kalimantan, kita sudah dikelilingi oleh kekayaan alam ini setiap hari. Tantangannya adalah bagaimana kita bisa melihat ini sebagai aset yang harus dijaga, bukan dihilangkan. Dengan menyadari bahwa setiap semak dan pohon liar adalah bagian dari ekosistem yang seimbang, kita bisa belajar untuk lebih meng...

Konsultasi Publik Pembangunan Fasilitas Pengolahan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun dari Fasilitas Pelayanan Kesehatan

Gambar
Pada hari Selasa, 6 Oktober 2020, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Tengah mengadakan kegiatan Konsultasi Publik Pembangunan Fasilitas Pengolahan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) dari Fasilitas Pelayanan Kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang Rapat Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan tengah (bagi peserta dari Palangka Raya) dan melalui Zoom Meeting bagi peserta dari luar kota Palangka Raya. Kegiatan ini diikuti oleh Dinas Lingkungan Hidup dan rumah sakit se-Provinsi Kalimantan Tengah. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan membangun Incinerator di seluruh Indonesia dilakukan secara bertahap dari tahun 2012-2024. Incinerator ini akan dibangun di Jalan Cilik Riwut Km 15, Palangka Raya. Kapasitasnya adalah 100 kg / jam atau 2,4 ton per hari. Berikut jadwal di Kalteng: Berikut presentasinya:

DPRD Kapuas Desak Dugaan Pencemaran Lingkungan Ditindaklanjuti .:: Tribunkalteng.com | Kalteng News Online .::

DPRD Kapuas Desak Dugaan Pencemaran Lingkungan Ditindaklanjuti .:: Tribunkalteng.com | Kalteng News Online .:: Anggota DPRD Kapuas mendesak Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Kapuas untuk memeriksa dugaan pencemaran air sungai di Desa Buhut Jaya, Kecamatan Kapuas Tengah. BLH belum bergerak karena menunggu pertimbangan dari Bupati Kapuas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan klik judul atau tautan diatas.

Jalan Sehat Dalam Rangka Hari Anti Narkoba Internasional

Gambar
Pada hari Minggu, 26 Juni 2011 bertempat di Bukit Ngalangkang diselenggarakan kegiatan Peringatan Hari Lingkungan Hidup dan Hari Anti Narkoba Internasional. Kegiatan ini diikuti oleh para pegawai negeri sipil dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas dan anggota serta pengurus Lembaga Swadaya Masyarakat yang bergerak dalam bidang Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yaitu Badan Narkotika Kabupaten Kapuas, Gerakan Nasional Peduli Anti Narkoba dan Tawuran (GEPENTA)dan Gerakan Nasional Anti Narkoba (GRANAT). Dalam sambutan dari Bupati Kapuas yang disampaikan oleh Wakil Bupati Kapuas, Bapak Suraria Nahan, disampaikan berbagai upaya yang sudah dijalankan dalam menangani masalah narkoba di Kabupaten Kapuas, diantaranya adanya kerjasama lintas sektor dalam menegakkan hukum dalam masalah narkoba. Kegiatan yang telah dilaksanakan oleh pengampu masalah narkoba adalah dengan melaksanakan berbagai penyuluhan tentang narkoba dikalangan para siswa...

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas