Dari Rotan Berduri Menjadi Tikar Bernilai Jual

Gambar
Pada Minggu, 2 Agustus 2026, saat melintasi RT 2 Desa Sei Kayu yang berada di tepian Sungai Kapuas, saya melihat seorang pria sedang sibuk membersihkan beberapa batang rotan. Pemandangan tersebut menarik perhatian saya. Saya pun memarkirkan sepeda motor dan menghampirinya. Setelah saling menyapa, percakapan kami berkembang mengenai proses pengolahan rotan hingga menjadi bahan baku tikar anyaman. Di tangan masyarakat setempat, rotan berduri yang tumbuh liar menjulang di antara pepohonan ternyata dapat diolah menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Bapak tersebut bercerita bahwa rotan yang sedang dibersihkannya berasal dari kebun karet yang juga ditanami rotan. Tanaman itu diperkirakan telah berusia sekitar sepuluh tahun. Rotan dikenal memiliki banyak duri sehingga tidak mudah untuk ditarik dan dipanen. Menurutnya, sebelum menarik rotan, duri-duri pada bagian batang yang akan dipegang harus dibersihkan terlebih dahulu. Setelah bagian tersebut aman, barulah rotan dapat...

Jalan Sehat Dalam Rangka Hari Anti Narkoba Internasional



Pada hari Minggu, 26 Juni 2011 bertempat di Bukit Ngalangkang diselenggarakan kegiatan Peringatan Hari Lingkungan Hidup dan Hari Anti Narkoba Internasional. Kegiatan ini diikuti oleh para pegawai negeri sipil dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas dan anggota serta pengurus Lembaga Swadaya Masyarakat yang bergerak dalam bidang Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yaitu Badan Narkotika Kabupaten Kapuas, Gerakan Nasional Peduli Anti Narkoba dan Tawuran (GEPENTA)dan Gerakan Nasional Anti Narkoba (GRANAT).

Dalam sambutan dari Bupati Kapuas yang disampaikan oleh Wakil Bupati Kapuas, Bapak Suraria Nahan, disampaikan berbagai upaya yang sudah dijalankan dalam menangani masalah narkoba di Kabupaten Kapuas, diantaranya adanya kerjasama lintas sektor dalam menegakkan hukum dalam masalah narkoba. Kegiatan yang telah dilaksanakan oleh pengampu masalah narkoba adalah dengan melaksanakan berbagai penyuluhan tentang narkoba dikalangan para siswa sekolah menengah pertama dan menengah atas. Bagi para pejabat daerah sudah rutin dilakukan pemeriksaan urin untuk mendeteksi keberadaan narkoba dalam darah.

Setelah sambutan dilaksanakan kegiatan Jalan Sehat dengan rute Bukit Ngalangkang - Jalan Anggrek - Jalan Melati - Jalan Teratai - Jalan D.I. Panjaitan - Jalan Seth Adji - Jalan Kartini - Bukit Ngalangkang. Sesampainya di tempat finish langsung dilanjutkan dengan penarikan undian. Hadiah yang disediakan dalam kegiatan jalan sehat adalah kipas angin, sepeda, TV berwarna dan kulkas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)